Natuna Matangkan Persiapan MTQ Kepri 2026, 54 Kafilah Jalani Training Center

Bupati Natuna Cen Sui Lan, saat membuka Training Center (TC) memulai persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026 di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai.

Ariranews.com, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna resmi memulai persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026 dengan membuka Training Center (TC) bagi para kafilah.

Sebanyak 54 peserta akan menjalani pemusatan latihan intensif sebelum berlaga di Tanjungpinang.
Pembukaan TC dilakukan langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir, Ranai, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, para asisten pemerintah daerah, Camat Bunguran Timur, pelatih, pembina, serta peserta kafilah MTQ Natuna tahun 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa pelaksanaan Training Center tidak hanya bertujuan mempersiapkan peserta untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan akhlak generasi muda Qur’ani di Natuna.

BACA JUGA:  Senam Bersama di Pelabuhan Penagi, Basarnas Natuna Bangun Solidaritas dan Keselamatan

“Ini langkah awal kita menyongsong MTQ tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Meski kita berada di ujung Kepulauan Riau, kita tidak boleh kalah dengan kabupaten lain,” ujar Cen.

Ia menyebut Natuna memiliki potensi besar di bidang keagamaan dan pembinaan generasi Qur’ani. Namun, keterbatasan anggaran dan minimnya pelatihan selama ini menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.

Cen juga mengingatkan para pelatih dan pembina agar tidak hanya fokus mengejar kemenangan, melainkan turut membentuk akhlak dan kepribadian para peserta.

“Bukan kemenangan yang kita kejar, tetapi perbaikan akhlak. Saya titipkan anak-anak ini kepada para ustaz, guru, dan pelatih. Latihlah mereka dengan baik agar menjadi generasi yang membanggakan,” katanya.

Menurutnya, MTQ harus menjadi wadah melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:  Disdikbud Natuna, Apresiasi Lomba Bertutur untuk Tingkatkan Literasi Anak

Bupati Natuna turut meminta seluruh peserta mengikuti rangkaian pelatihan dengan disiplin dan serius. Ia memastikan Pemerintah Daerah akan memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

“Kepada peserta, ikuti pelatihan ini dengan baik dan serius. Pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Natuna, Sudirman, mengatakan sebanyak 54 peserta akan diberangkatkan untuk mengikuti seluruh cabang perlombaan, kecuali cabang tuna netra karena Natuna belum memiliki kafilah untuk kategori tersebut.

“Kita akan mengikuti seluruh cabang perlombaan, kecuali cabang tuna netra karena kita belum memiliki kafilah untuk cabang tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA:  Danpuspomau Kunjungi Satpomau Lanud RSA Natuna, Tekankan Integritas dan Profesionalisme Prajurit

Ia menjelaskan, para peserta akan menjalani pemusatan latihan selama satu bulan penuh sebelum pelaksanaan MTQ dimulai.

“Pelatihan kita jadwalkan full satu bulan. Hanya saja nanti saat Iduladha ada jadwal libur sebentar karena beberapa pelatih ada yang pulang kampung,” jelas Sudirman.

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Cen Sui Lan juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Natuna akan memberikan penghargaan kepada peserta yang berhasil meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

“Kalau menang tentu akan ada hadiah sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah. Untuk itu kalian harus berhasil dan mampu mengharumkan nama Natuna,” tutupnya.

Pembukaan Training Center tersebut diharapkan menjadi langkah awal lahirnya generasi Qur’ani Natuna yang berprestasi, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

(Dod)