Tinjau Proyek Strategis di Natuna, Irjen KKP Apresiasi Progres KNMP Capai 60 Persen

Suasana saat peninjauan progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahap II di Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna.

Ariranews.com, Natuna – Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meninjau langsung proyek strategis pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahap II di Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, Rabu (8/4/2026), sekaligus mengapresiasi capaian progres pembangunan yang telah menembus lebih dari 60 persen.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan program strategis nasional, khususnya di wilayah perbatasan.

Dalam peninjauan itu, Irjen KKP bersama rombongan melihat langsung progres pembangunan di lapangan, mengecek fasilitas yang telah dibangun, serta memastikan kesiapan infrastruktur pendukung bagi masyarakat nelayan.

Selain itu, rombongan juga berdialog dengan pihak pelaksana proyek guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai target dan perencanaan.

BACA JUGA:  Jaga Ekosistem Pesisir, Kejari Natuna Dukung Program Indonesia ASRI

Project Manager PT Aset Prima Konstruksi, Ir. Miftahudin, mengungkapkan bahwa progres pembangunan KNMP Cemaga Utara saat ini telah mencapai lebih dari 60 persen, melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 57 persen.

“Alhamdulillah, progres kita sudah surplus sekitar 2 persen dari target. Saat ini pekerjaan telah memasuki tahap arsitektur yang lebih detail, sehingga peningkatannya tidak sebesar di awal pembangunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah fasilitas utama telah rampung sepenuhnya, di antaranya tembok penahan tanah serta gudang beku atau pabrik es. Sementara itu, pembangunan fasilitas lainnya rata-rata telah mencapai progres sekitar 50 persen.

Meski demikian, pihaknya mengakui masih terdapat kendala, terutama dalam pengiriman material pabrikan dari luar daerah. Keterbatasan ketersediaan material dengan spesifikasi teknis tertentu di Natuna menjadi salah satu faktor penghambat.

BACA JUGA:  Sentuhan Kemanusiaan di Perbatasan, Warga Subi Nikmati Pengobatan Gratis

“Material yang sesuai spesifikasi harus didatangkan dari luar daerah, sehingga membutuhkan waktu dalam proses pengiriman,” jelasnya.

Dari sisi capaian, Miftahudin menyebut progres pembangunan KNMP Cemaga Utara saat ini berada di peringkat pertama untuk tahap II secara nasional.

“Jika dibandingkan dengan wilayah lain, ada yang masih di angka 35 persen bahkan di bawah itu. Kita bersyukur bisa melampaui progres yang direncanakan,” tambahnya.

Ia menargetkan pembangunan KNMP Cemaga Utara dapat selesai secara keseluruhan pada akhir Juni 2026, dengan catatan kondisi cuaca tetap mendukung dan tidak terjadi hambatan signifikan.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kesiapan Operasi, Lanud RSA Natuna Kirim Personel Ikuti Latihan di Pekanbaru

Lebih lanjut, pihaknya berkomitmen menyelesaikan proyek tepat waktu dengan tetap mengedepankan standar mutu dan keselamatan kerja.

“Kami terus menjaga kualitas pekerjaan agar hasilnya benar-benar bermanfaat. Kunjungan Irjen KKP ini menjadi bentuk pengawasan sekaligus motivasi bagi kami di lapangan agar proyek tetap on track dan sesuai harapan pemerintah,” tuturnya.

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penyediaan hunian layak, fasilitas penunjang perikanan, serta penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Dengan hadirnya KNMP di Cemaga Utara, kawasan tersebut diharapkan berkembang menjadi pusat aktivitas nelayan yang modern, tertata, dan memiliki daya saing, khususnya di Kabupaten Natuna.
(Dod)