Ariranews.com, Natuna – Sentuhan kemanusiaan di wilayah perbatasan kembali terasa hangat. Warga Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, menikmati layanan pengobatan gratis yang digelar melalui Kolaborasi Pengabdian di Ujung Negeri, Kamis (23/4/2026) sore di gedung pertemuan setempat.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat kepulauan, sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam misi kemanusiaan di daerah terluar Indonesia, dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI Angkatan Udara.
Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Danlanal Ranai, Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Kakansar Natuna, Kepala BPN Natuna, Kepala BMKG Ranai, Kepala RRI Natuna, Kepala Pertamina, serta staf Adiwana Jelita Sejuba Natuna dan Natuna Dive Resort.
Turut hadir pula unsur pemerintahan dan masyarakat setempat, seperti Camat Subi, Sekretaris Kecamatan Subi, Babinsa Subi, Danposal Subi, Polsubsektor Subi, Kepala UPT Puskesmas Subi, kepala desa, BPD, RT/RW, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga warga Kecamatan Subi.
Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, mengatakan pihaknya kembali dapat melaksanakan kegiatan bakti sosial, sosialisasi, serta pengamanan aset tanah negara di Kecamatan Subi.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari Kolaborasi Pengabdian di Ujung Negeri, yang melibatkan Lanud Raden Sadjad bersama Lanal Ranai, Kejari Natuna, Basarnas Natuna, BPN Natuna, RRI Natuna, BMKG, Pertamina, Adiwana Jelita Sejuba Natuna, dan Natuna Dive Resort,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat melalui pelayanan sosial dan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi langkah penting dalam pengamanan aset negara berupa tanah seluas 241.296 meter persegi, yang merupakan eks landasan Jepang.
“Yang secara administratif berada dalam penguasaan Kementerian Pertahanan RI cq TNI Angkatan Udara,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan rincian aset TNI AU di Pulau Subi, yakni SHP Nomor 00090 Tahun 2017 seluas 144.396 meter persegi di Desa Subi yang telah terdigitalisasi, serta SHP Nomor 00034 Tahun 2021 seluas 96.900 meter persegi di Desa Terayak yang juga telah terdigitalisasi.
Melalui kegiatan ini, pihaknya turut menghadirkan pelayanan kesehatan dari RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani Lanud Raden Sadjad, dengan dukungan dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) serta tenaga medis dari Puskesmas Subi. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi, hingga pengobatan gratis bagi masyarakat.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI Angkatan Udara dengan tema “Pengabdian Tanpa Batas, TNI AU AMPUH, Indonesia Maju.”
“Kami berharap, melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta memperkuat sinergi antara TNI dan seluruh komponen bangsa,” katanya.
Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan.
“Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, berkolaborasi, dan berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar,” pungkasnya.
Kegiatan pengobatan gratis ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan TNI Angkatan Udara bersama instansi terkait dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan.
Selain itu, sinergi lintas sektor yang terbangun diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan seperti Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna.
(Dod)








