BP Batam Janji Tambah Suplai dan Perbaiki Distribusi Air Bersih untuk Warga Batumerah dan Tanjungsengkuang

Avatar photo
Komisi III DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) menindaklanjuti keluhan warga Batumerah dan Tanjungsengkuang terkait sulitnya akses air bersih di wilayah mereka, Senin (7/9/2025) siang. RDP langsung dihadiri Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

AriraNews.com, Batam – Komisi III DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) menindaklanjuti keluhan warga Batumerah dan Tanjungsengkuang terkait sulitnya akses air bersih di wilayah mereka, Senin (7/9/2025) siang. Warga berharap pemerintah dan pihak pengelola air dapat segera memberikan solusi permanen.

RDPU yang berlangsung di ruang Komisi III DPRD Batam ini turut dihadiri oleh Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. Kehadiran Amsakar didampingi sejumlah pejabat BP Batam, termasuk Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait dan jajaran manajemen PT Air Batam Hilir (ABH), pengelola distribusi air di Batam.

Sejumlah perwakilan warga, seperti Ketua RW, LPM, tokoh masyarakat, pihak sekolah, dan puskesmas dari dua kelurahan tersebut turut hadir menyampaikan langsung aspirasi mereka. Mereka menilai pelayanan air bersih belum memenuhi kebutuhan dasar warga dan terkesan tidak mengalami perkembangan meskipun sudah beberapa kali dibahas dalam forum resmi.

BACA JUGA:  Zamis, Rising Star Jazz Batam, Siap Pukau Panggung International Jazz Day 2026

“Ini adalah RDPU ketiga. Warga merasa pelayanan air masih jauh dari harapan. Kami ingin solusi konkret, bukan janji,” kata salah satu tokoh masyarakat Batumerah dalam rapat tersebut.

Menanggapi keluhan tersebut, Amsakar mengakui bahwa pelayanan air bersih memang belum optimal. Ia menyebut masa transisi dan proses teknis serta pembiayaan menjadi kendala utama, terlebih sejak adanya moratorium dan kebijakan efisiensi yang diterapkan BP Batam.

“Ini baru enam bulan saya menjabat. Saya minta maaf karena belum bisa memberikan pelayanan maksimal. Tapi ini bagian dari visi dan misi saya, dan saya berkomitmen untuk menyelesaikannya,” ujar Amsakar.

BACA JUGA:  Reses Taba Iskandar di Kavling Seraya Sambau Penuh Nostalgia, Warga Curhat Serasa ke Saudara Sendiri

Ia juga meminta jajarannya untuk segera menyiapkan dua langkah: jangka pendek melalui suplai air menggunakan mobil tangki dan tandon, serta jangka panjang melalui pembangunan instalasi baru seperti booster, valve, dan jaringan distribusi.

Deputi Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan pihaknya sudah menyalurkan air lewat mobil tangki dan menempatkan tandon di beberapa titik. Namun, ia memastikan akan memperkuat layanan dalam waktu dekat.

“Saya akan turun langsung ke lapangan. Dalam sebulan ke depan, saya pastikan distribusi air bisa menjangkau warga. Jumlah mobil tangki akan kami tambah,” ujarnya.

Untuk jangka panjang, menurut Tuty, BP Batam masih menunggu persetujuan anggaran dari pemerintah pusat melalui DPR RI. “Kami harap minggu ini sudah diketok, sehingga kami bisa mulai estimasi pengerjaan,” ucapnya.

BACA JUGA:  Amsakar–Li Claudia Tegaskan Komitmen Jaga Kampung Tua di RTRW Kepri

Ketua Komisi III DPRD Batam, Muhammad Rudi, menyatakan pihaknya akan terus mengawal proses ini. Ia menegaskan pentingnya komunikasi antara warga dan pihak terkait untuk memastikan solusi tidak hanya berhenti di atas kertas.

“Kita akan kawal terus persoalan ini. Jika ada hambatan, sampaikan langsung, agar bisa kami fasilitasi dengan ABH dan BP Batam,” tegasnya.

RDP tersebut dihadiri sejumlah anggota Komisi III, di antaranya Rival Pribadi, Muhammad Dyco Barcelona Maryon, Anang Adhan, Welfentius Tindaon, Siti Nurlailah, Ir H. Suryanto, serta Jamson Silaban . Wakil Ketua Komisi I DPRD Batam, Aweng Kurniawan dari Fraksi Partai Gerindra, dan Sekretaris Komisi IV Asnawati Atiq , juga ikut serta dalam rapat tersebut. (ara)