Danlanud RSA Natuna Hadiri Apel Dansat TNI 2026, Presiden Tekankan Kedekatan dengan Rakyat

Komandan Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (Lanud RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., mengikuti Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI Tahun 2026 yang digelar di Universitas Pertahanan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ariranews.com, Natuna – Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, mengikuti Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI Tahun 2026 yang digelar di Universitas Pertahanan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis bagi para pimpinan satuan TNI dari seluruh Indonesia untuk memperkuat soliditas kepemimpinan sekaligus meningkatkan sinergi dalam menjaga stabilitas nasional.

BACA JUGA:  Rayakan HUT ke-80 TNI AU, Lanud RSA Perkuat Soliditas Lewat Lomba Mancing

Apel Dansat TNI 2026 turut dihadiri jajaran pimpinan TNI, termasuk Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono. Dalam kesempatan itu, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan taklimat langsung kepada seluruh peserta.

Presiden menegaskan bahwa komandan satuan merupakan garda terdepan bangsa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, setiap komandan dituntut mampu menghadirkan manfaat nyata serta memberikan dampak positif di wilayah tugasnya.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kesiapan Operasi, Lanud RSA Natuna Kirim Personel Ikuti Latihan di Pekanbaru

Menurutnya, kepemimpinan di tubuh TNI tidak hanya diukur dari kemampuan strategis dan operasional, tetapi juga dari kedekatan dengan rakyat sebagai bagian dari kekuatan pertahanan negara.

Bagi TNI Angkatan Udara, arahan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan udara tidak semata ditentukan oleh modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), melainkan juga oleh kualitas kepemimpinan yang disiplin, profesional, dan adaptif terhadap dinamika di lapangan.

BACA JUGA:  Aspirasi Nelayan Menguat, Marzuki Usulkan Penambahan BBM Subsidi

Melalui kegiatan ini, peran komandan satuan semakin ditegaskan sebagai ujung tombak dalam membangun kepercayaan publik, sekaligus memastikan kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
(Dod)