AriraNews.com, Natuna – Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Ranai, Kolonel Laut (P) Maman Nurachman, secara resmi meluncurkan Kampung Bahari Nusantara (KBN) Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, pada Senin (23/12/2024).
Acara peresmian ini turut disaksikan secara virtual oleh Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) IV Batam, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Tjatur Soniarto, CHRMP., M.Tr.Opsla.
Dalam acara tersebut, Kolonel Maman didampingi Plt Camat Bunguran Timur, Kepala Desa Batu Gajah, Perwira Staf Potensi Maritim (Paspotmar) Lanal Ranai, serta Ketua Jalasenastri Cabang 8 Korcab IV DJA I. Simbolis pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Danlanal Ranai menandai dimulainya operasional KBN Desa Batu Gajah, yang menjadi salah satu program unggulan TNI AL untuk memberdayakan masyarakat pesisir.
Peresmian ini dilakukan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) An Nasriyah, salah satu fasilitas yang direvitalisasi sebagai bagian dari program KBN. Kampung Bahari Nusantara Desa Batu Gajah mencakup lima klaster unggulan: Klaster Pertahanan, Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, dan Pariwisata.
“KBN ini adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI AL dengan rakyat. Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Batu Gajah,” ujar Kolonel Maman dalam sambutannya.
Ia juga menambahkan harapannya agar keberadaan TNI AL dapat menginspirasi generasi muda untuk bergabung menjadi prajurit.
“Proses seleksi tidak dipungut biaya, dan pendaftaran bisa dilakukan secara online, dengan validasi di Lanal Ranai,” lanjutnya.
Plt Camat Bunguran Timur, Harmidi, menyampaikan apresiasi atas perhatian Lanal Ranai terhadap Desa Batu Gajah.
“Ini adalah hadiah besar bagi Desa Batu Gajah. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Danlanal Ranai atas segala upaya yang telah dilakukan,” tuturnya.
Dalam persiapan peresmian, prajurit Lanal Ranai telah bergotong royong memperbaiki berbagai fasilitas di desa ini. Beberapa di antaranya adalah pemasangan keramik di Masjid Baitun-Nur, renovasi TPQ An Nasriyah, pemasangan wastafel dan tempat sampah di area wisata mangrove, hingga pengadaan alat pembuatan kerupuk untuk warga.
Melalui Kampung Bahari Nusantara, Desa Batu Gajah kini memiliki fondasi yang lebih kuat untuk berkembang sebagai salah satu desa pesisir yang tangguh dan mandiri di Natuna. (dod)








