Batam  

Kesetaraan Gender di Batam Terintegrasi hingga ke Anak, Disabilitas & Lansia

Avatar photo
SETARA: Sekda Jefridin, saat membuka Pelatihan Kegiatan Pelaksanaan Penyusunan GAP, GBS, sekaligus RAD- PUG, di Kantor Wali Kota Batam, Batamcentre, Rabu (21/6/2023).

AriraNews.com, Batam – Sudah lama Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), berkomitmen mendukung pembangunan yang responsif gender di Kota Batam. Hal ini tampak dari penyusunan kebijakan, program dan kegiatan pembangunan, pelayanan publik dan pembinaan aparatur.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, saat membuka Pelatihan Kegiatan Pelaksanaan Penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP), Gender Budget Statement (GBS), sekaligus Pelatihan Rencana Aksi Daerah Pengarusutamaan Gender (RAD- PUG), di Kantor Wali Kota Batam, Batamcentre, Rabu (21/6/2023).

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Hadiri Wisuda XIV UIS, Dorong Lulusan Kuasai Teknologi dan Jadi SDM Unggul

Pelatihan ini digelar Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB.

Hadir sebagai narasumber, Direktur PT Primacon Cipta Mandiri, sebagai Konsultan Penyusunan Anggaran Daerah dan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender, Rinusu.

Jefridin melanjutkan, strategi pengarusutamaan gender sendiri bertujuan demi mencapai keadilan dan kesetaraan gender, pengintegrasian kebutuhan laki- laki, perempuan, anak, disabilitas dan lanjut usia (lansia).

BACA JUGA:  Wyndham Panbil Batam & Panbil Residence Kini Lebarkan Sayap ke Kuala Lumpur

“Semua ini merupakan wujud dan komitmen dari Pak Wali Kota (HMR) untuk menerapkan pengarusutamaan gender, demi terwujudnya pembangunan yang merata di Kota Batam,” ujarnya.

Sedangkan untuk Rencana Aksi Daerah Pengarusutamaan Gender, diperlukan guna mencapai keadilan dan kesetaraan untuk mendorong kebijakan pembangunan yang responsif gender.

“Maka dari itu kita telah menyusun perencanaan dan penganggaran yang responsif gender,” ujarnya.

Pelatihan penyusunan metode GAP ini sendiri, salah satunya memberikan pedoman bagi OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam untuk melakukan penyusunan data terpilah gender dan anak.

BACA JUGA:  Terima Kunjungan DPRD DKI, Li Claudia Ungkap Kunci Pertumbuhan Ekonomi Batam dan Rencana Ubah Sampah Jadi Energi

Tujuannya, untuk menyusun GAP, dan GBS yang merupakan instrumen anggaran responsif gender secara online.

“Diharapkan melalui pelatihan ini seluruh OPD dapat mengikuti dengan baik, dan apa yang diharapkan dapat tercapai dan memberikan manfaat untuk masyarakat Kota Batam yang kita cintai,” tutup Jefridin.(ski/emr)