Bahas Pengungsi Ilegal, Bakamla Aceh Temui Badan Kesbangpol Aceh

Avatar photo
Kepala Stasiun Bakamla Aceh Kapten Bakamla Wahyu Putra Gantara, disambut dengan hangat oleh Kepala Badan Kesbangpol Aceh, Mahdi Efendi (baju coklat).

AriraNews.com, Aceh – Aceh merupakan salah satu daerah tujuan pengungsi asal Rohingya. Bahas keamanan laut, Stasiun Bakamla Aceh melakukan pertemuan dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Aceh, Kamis (6/10/2022).

Kedatangan Kepala Stasiun Bakamla Aceh Kapten Bakamla Wahyu Putra Gantara, disambut dengan hangat oleh Kepala Badan Kesbangpol Aceh, Mahdi Efendi.

BACA JUGA:  SPMB 2026 Batam Dimulai 8 Juni, Rudi Panjaitan: Belum Memiliki KIA, Siswa Tetap Bisa Mendaftar

Pada kesempatan tersebut, Wahyu Putra Gantara menjelaskan tugas dan fungsi Stasiun Bakamla Aceh dalam mengamankan wilayah perairan Indonesia khususnya perairan Aceh dengan menggunakan peralatan sistem peringatan dini yang dimiliki.

Dikatakannya, pemantauan dilakukan dengan pendeteksian kapal berbasis AIS yang dapat memantau aktivitas pergerakan kapal-kapal yang diduga melakukan tindakan mencurigakan dengan tidak berjalan secara terus menerus saat melintas di wilayah perairan Aceh dan wilayah perairan perbatasan.

BACA JUGA:  Ascott Regional Batam Gelar Pelatihan Digital dan Hospitality di Global Disability Awareness Day Bagi Penyandang Disabilitas

Mendengar penjelasan tersebut, Mahdi Efendi terpukau dengan kemampuan Stasiun Bakamla Aceh. Berharap ke depan Stasiun Bakamla Aceh dapat saling mendukung kegiatan operasi yang dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol Aceh dan lembaga pemerintah Provinsi Aceh.

Selain itu, pembahasan berlanjut mengenai maraknya peredaran narkotika yang semakin meluas di kalangan masyarakat dan penangkapan ikan secara illegal.(*/emr)

BACA JUGA:  Satnarkoba Polres Barelang Sita 2.672 Vape Mengandung Narkoba Senilai Rp 8 Miliar