banner 728x90

Kepala BP Batam Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Demi Tingkatkan Ekonomi

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

AriraNews.com, Batam – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Kota Batam sebagai sektor yang patut dikedepankan. Hal ini, mengingat semakin bertambahnya pertumbuhan penduduk yang menuntut masyarakat lebih inovatif dan kreatif dalam berusaha.

“Pengembangan ekonomi kreatif perlu kita dorong sebagai sektor yang patut diapresiasi dalam karyanya. Ayo, kita mulai dari sekarang kita kembangkan ekonomi kreatif,” ujar Muhammad Rudi.

BACA JUGA:   Juara Umum di STQH Tingkat Provinsi Kepri, Kafilah Batam Disambut dengan Prosesi Tepuk Tepung Tawar

Muhammad Rudi meyakini, kedepannya ekonomi kreatif dapat menjadi solusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat secara luas dan berkelanjutan. Karena sektor ini mampu mendobrak batas geografis, gender, ras, dan strata ekonomi.

“Ekonomi kreatif bisa menjadi pilar utama untuk mendobrak pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pertumbuhan ekonomi untuk semuanya,” lanjutnya.

Selanjutnya, Muhammad Rudi menyampaikan bahwa ekonomi kreatif akan mampu diperhitungkan sebagai kekuatan ekonomi yang inklusif. Tidak hanya di Kota Batam, tetapi juga secara nasional hingga internasional. Untuk itu, Muhammad Rudi mendorong untuk terus memacu pengembangan ekonomi kreatif agar menjadi sektor yang futuristik.

BACA JUGA:   Wagub Marlin Bersama HMR Hadiri Pelantikan Komunitas TikTok Batam

“Pengembangan ekonomi kreatif harus terus dipacu agar menjadi sektor futuristik, tumbuh lebih cepat, lebih besar, dan maju,” katanya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Batam itu mengatakan, karya ekonomi kreatif saat ini bisa dinikmati oleh masyarakat mancanegara. Terlebih, karena kota Batam merupakan kota dengan urutan ketiga, sebagai daerah tujuan wisatawan mancanegara setelah Bali dan Jakarta.

BACA JUGA:   Sudah Teruji, Wagub Marlin Beri Ibu-ibu BKMT Kiat Melatih Mental agar Selalu Kuat

“Industri kreatif tidak lagi menjadi produk lokal yang dikonsumsi masyarakat lokal, tetapi industri kreatif dengan mudah menjadi produk global yang mudah dinikmati oleh masyarakat lintas negara,” imbuhnya. (agm)