Dukung Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri, Jasa Raharja Hapuskan Sumbangan Wajib Kecelakaan

Avatar photo

Ariranews.com, Batam – Di tengah kondisi pandemi dan kondisi ekonomi masyarakat Kepri yang masih belum pulih, pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan program penghapusan sanksi administrasi dan keringanan pokok pajak kendaraan bermotor serta pembebasan bea balik nama kendaraan bermotor kedua. Kebijakan itu mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 27 Tahun 2021 Tanggal 7 Juni 2021.

BACA JUGA:  Perempuan Tangguh di Perbatasan Indonesia, Gaungkan Semangat Pancasila dari Puncak Gunung Ranai

Jasa Raharja yang tergabung dalam Group Holding Perasuransian dan Penjaminan atau Indonesia Financial Group (IFG) mendukung program tersebut dengan ikut ambil bagian dengan membebaskan denda SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) untuk tahun lalu sebesar 100 persen. Program pemutihan pajak kendaraan di Kepri akan berlangsung dari tanggal 1 Juli 2021 sampai dengan 30 September 2021 mendatang.

BACA JUGA:  SPMB 2026 Batam Dimulai 8 Juni, Rudi Panjaitan: Belum Memiliki KIA, Siswa Tetap Bisa Mendaftar

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Kepulauan Riau, Mulyadi menyampaikan siap mendukung program-program Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, salah satunya pemutihan pajak. Dengan adanya pemutihan pajak diharapkan dapat memberikan keringanan kepada masyarakat dan menarik minat masyarakat untuk menyelesaikan kewajibannya membayar PKB dan SWDKLLJ.

Mulyadi menjelaskan dengan pembebasan denda SWDKLLJ untuk tahun lalu, masyarakat yang menunggak hanya perlu membayar Pokok SWDKLLJ dan denda tahun berjalan saja, sedangkan denda tahun lalu dibebaskan 100 persen.

BACA JUGA:  Ascott Regional Batam Gelar Pelatihan Digital dan Hospitality di Global Disability Awareness Day Bagi Penyandang Disabilitas

“Harapan kami masyarakat dapat memanfaatkan program pemutihan pajak tersebut yang belum tentu setiap tahun diadakan. Semoga dengan adanya program ini dapat membantu masyarakat dan keadaan ekonomi di Kepulauan Riau dapat pulih kembali normal seperti semula,” harapnya, Selasa (29/6/2021).(MAS/GAL/emr)