Gebyar Melayu Pesisir 2023, Upaya Bank Indonesia Kepri Angkat UMKM ke Level Internasional

Avatar photo
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad usai membuka Gebyar Melayu Pesisir 2023 di Harbour Bay, Batam. GMP 2023 merupakan upaya BI Kepri dalam membawa UMKM ke level internasional.

AriraNews.com, Batam – Opening Ceremony Gebyar Melayu Pesisir (GMP) Tahun 2023 yang digelar di Ballroom Hotel Marriot Harbour Bay, Kota Batam, Selasa (26/9/2023) siang, berlangsung meriah.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan kompang secara bersama-sama oleh Staf Khusus Kementerian Koperasi dan UKM RI, M. Rizal Damanik; Gubernur Kepulauan Riau,  Ansar Ahmad; dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Suryono.

Penyelenggaraan GMP 2023 merupakan sinergi Bank Indonesia Kepulauan Riau (Kepri) dengan Pemerintah Provinsi Kepri dalam upaya mendukung pengembangan UMKM, memperkuat daya saing dan akses pasar, serta mendorong konektivitas pembayaran antarnegara. GMP sudah berlangsung sejak tahun 2021.

GMP 2023 juga disinergikan dengan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Expo, yang menampilkan produk UMKM dari ketiga negara. Rangkaian puncak GMP 2023 yang diselenggarakan sejak 26 sampai dengan 30 September 2023 akan terdiri dari penyelenggaraan seminar, business matching, art performance, bazaar, jalan sehat, festival budaya Sumatera hingga panggung hiburan.

BACA JUGA:  HKI Buka Kantor Perwakilan di Shenzhen China, Permudah Investasi Global ke Kawasan Industri Indonesia

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia,  Airlangga Hartarto, dalam sambutannya secara daring menyampaikan bahwa penyelenggaraan GMP 2023 yang diselaraskan dengan IMT-GT Expo merupakan mesin penggerak ekonomi di Kepulauan Riau dan bentuk konkret dari implementasi arahan Presiden Joko Widodo.

Selain itu, penerapan pembayaran melalui QR Code yang diterapkan selama GMP 2023 sejalan dengan inisiatif local currency transaction yang telah dirumuskan pada ASEAN Leaders’ Declaration on Advancing Regional Payment Connectivity and Promoting Local Currency Transaction oleh para pemimpin ASEAN pada Mei 2023 lalu.

BACA JUGA:  PAD Terus Meningkat, Batam Dipercaya jadi Tuan Rumah Rembug Fiskal Nasional

“Hal ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah transaksi lintas batas sehingga mampu mendorong pertumbuhan bisnis di kawasan IMT-GT,” kata Airlangga Hartarto.

Sementara, Deputi Gubernur Filianingsih menyampaikan bahwa strategi pengembangan UMKM tidak dapat terlepas dari upaya digitalisasi, baik untuk pemasaran maupun kanal pembayaran. Dari segi kanal pembayaran, Bank Indonesia terus mendorong pengembangan QRIS yang merupakan entry point ekosistem ekonomi dan keuangan digital bagi UMKM, salah satunya dengan implementasi konektivitas QR Pembayaran Indonesia-Malaysia-Thailand.

Selanjutnya, Staf Khusus Kemenkop UKM RI, Rizal Damanik, menyampaikan bahwa penyelenggaraan GMP 2023 sejalan dengan arahan Presiden RI pada Forum IMT-GT XV yang berfokus pada tiga area, yaitu: mendorong sektor pariwisata pada negara sub-kawasan IMT-GT, mempercepat pembangunan hard dan soft infrastructure, dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

BACA JUGA:  Wali Kota Batam Amsakar Achmad Pilih Haji Reguler, Nabung 25 Tahun

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya GMP yang disinergikan dengan IMT-GT Expo dan berharap sinergi dalam pengembangan UMKM dapat terus ditingkatkan.

Selain itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Suryono, menjelaskan bahwa GMP tahun ini tidak hanya difokuskan di Kota Batam, namun juga di seluruh Kota/Kabupaten se-Kepri melalui penyelenggaraan Road to GMP yang memfasilitasi UMKM untuk ikut serta dalam kurasi produk, pengurusan perizinan, dan pameran.(ara)