Batam Sumbang 83,6 Persen Investasi Asing di Provinsi Kepri

Avatar photo
Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia meninjau Pulau Rempang, Minggu (13/8/2023).

AriraNews.com, Batam – Batam kembali menjadi daerah penyumbang investasi asing terbesar di Provinsi Kepri.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, 83,6 persen investasi asing di Provinsi Kepri pada Semester I (Januari-Juni) merupakan sumbangsih Kota Batam.

Dengan besaran realisasi investasi mencapai USD 348,09 juta atau setara dengan Rp 5,15 triliun dari total nilai investasi di Provinsi Kepri sebesar USD 416,4 juta.

BACA JUGA:  SPMB 2026 Batam Dimulai 8 Juni, Rudi Panjaitan: Belum Memiliki KIA, Siswa Tetap Bisa Mendaftar

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pun menyambut baik pencapaian positif tersebut.

Rudi berharap, peningkatan nilai investasi dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam ke depan.

“BP Batam mengapresiasi dan mendukung penuh perusahaan yang ingin berinvestasi di Kota Batam. Saya berharap, hal tersebut memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi Batam,” ujar Rudi, Jumat (18/8/2023).

BACA JUGA:  Pulang Kerja Dini Hari, Karyawan Pabrik Diduga Ditusuk Geng Motor di Batam Kota     

Rudi juga optimis, peningkatan nilai investasi tersebut juga dapat menaikkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam menjadi 7 persen.

Dimana, ekonomi Kota Batam tumbuh 6,84 persen sepanjang 2022 lalu.

Angka tersebut tentu menjadi sinyal positif untuk upaya peningkatan ekonomi ke depan.

Mengingat, Kota Batam menjadi lokomotif perekonomian di Provinsi Kepri.

“Saya mengajak seluruh elemen untuk menjaga situasi kondusif agar iklim investasi terus berjalan maksimal,” pungkasnya.(dn)

BACA JUGA:  Atase Pertahanan Tour 2026 Kunjungi Museum Batam Raja Ali Haji, Perkenalkan Sejarah Batam kepada Dunia Internasional