Rakor Pembinaan Pemerintah Desa, Bupati Natuna Sampaikan Kabar Baik Pada Aparat Desa

Avatar photo
Bupati Natuna saat memberikan arahan dalam Rakor Pembinaan Pemerintahan Desa.

AriraNews.com, Natuna – Bupati Natuna, Wan Siswandi memberikan kabar baik kepada seluruh kepala desa (kades) se-Kabupaten Natuna bahwa, Kamis besok Anggaran Dana Desa (ADD) akan diproses pencairannya oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Hal tersebut diungkapkan Wan Siswandi saat membuka Rapat Koordinasi (rakor) pembinaan pemerintahan desa se-Kabupaten Natuna, di Rumah Makan Sisi Basisir, Kecamatan Bunguran Timur, Senin (14/11/2022).

Rakor yang diikuti para camat dan kepala desa (kades) se-Kabupaten Natuna itu mengangkat tema “Peningkatan Kapasitas Kepala Desa dalam Membangun Desa”.

BACA JUGA:  Kolaborasi Lintas Sektor, Kejari Natuna Gencarkan Edukasi Hukum Program KMP

Bupati Natuna, Wan Siswandi dalam sambutannya mengatakan, pada tahun ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Natuna mengalami penurunan.

Untuk itu, Siswandi, meminta kepada kades agar memahami jika sering terjadi keterlambatan pembayaran Anggaran Dana Desa (ADD).

Wan Siswandi juga menegaskan, meski demikian agar kades tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan tetap bersyukur kepada Allah SWT.

BACA JUGA:  PAD Terus Meningkat, Batam Dipercaya jadi Tuan Rumah Rembug Fiskal Nasional

“Kerja dengan baik, karena kita selalu diawasi oleh aparat penegak hukum,” tuturnya.

Siswandi berharap, kegiatan ini bermanfaat dalam pengelolaan dana desa dan anggaran dana desa.

Pada kesempatan yang sama Ketua pelaksana kegiatan yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Anrizal Zen menjelaskan, bahwa rakor ini diikuti 70 desa se-Kabupaten Natuna.

“Kades merupakan ujung tombak pemerintah yang paling bawah dalam memikirkan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Menembus Laut Natuna, KN SAR Sasikirana 245 Bawa Misi Kemanusiaan ke Serasan

Anrizal Zen, juga menjelaskan tujuan dari kegiatan Rakor yang dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas desa dalam mengelola keuangan dan administrasi desa.

“Dalam kegiatan ini kita datangkan sejumlah narasumber dari kejaksaan, kepolisian, inspektorat, ASN Dinas PMD, dan tenaga ahli desa,” terangnya.

Anrizal berharap, dengan diadakannya kegiatan pembinaan desa dapat memberikan motivasi dalam pengelolaan dana desa.(dod)