Buka Bimtek, Jefridin Beberkan Investasi & Capital Inflow Dalam Tumbuhkan Ekonomi

Avatar photo
Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, saat mewakili Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, kepada Pelaku Usaha di Kota Batam, Kamis (14/09/2023).

AriraNews.com, Batam – Banyaknya investasi yang masuk ke Kota Batam, akan menambah capital inflow (dana luar negeri). Ini merupakan sinyal pertumbuhan ekonomi yang akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, saat mewakili Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, kepada Pelaku Usaha di Kota Batam, Kamis (14/09/2023).

“Pada tahun 2022 yang lalu pertumbuhan ekonomi Kota Batam 6.84 %, di atas pertumbuhan Provinsi Kepri dan pertumbuhan nasional. Ini bentuk kerja sama dan kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku usaha yang harus kita pertahankan,” tuturnya.

BACA JUGA:  Pelaku Curanmor Diamankan Polsek Bengkong, Belajar Bobol Motor dari Medsos

Dalam kesempatan di Hotel Aston, Pelita, Lubukbaja tersebut, Jefridin mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) yang telah menyelenggarakan Bimtek ini.

Melalui Bimtek ini diharapkan pelaku usaha dapat memahami materi yang akan disampaikan oleh narasumber. Pemerintah Kota Batam melalui DPM PTSP berupaya untuk memberikan perlakuan yang tepat terhadap kebutuhan para investor.

BACA JUGA:  HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam Salurkan Infaq dari Paket Buka Puasa ke Panti Asuhan

Jefridin juga mengingatkan agar pelaku usaha dapat menyampaikan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) secara berkala.

Harapannya melalui Bimtek ini dapat menjadi masukan bagi pelaku usaha sehingga dapat memberikan dampak positif dalam kemajuan menjalankan usahanya.

Ia juga mengajak pelaku usaha dan masyarakat Kota Batam menjaga Batam tetap aman, nyaman dan kondusif. Sehingga iklim usaha tetap terjaga dan ekonomi terus hidup.

Mengingat Batam bukan sebagai daerah penghasil melainkan sebagai daerah industri, perdagangan, alih kapal dan pariwisata.

BACA JUGA:  Li Claudia: Revisi RTRW Kepri Harus Menjawab Kebutuhan Riil Masyarakat Batam

“Pemko Batam berupaya untuk menjaga kepercayaan para investor yang telah memberikan dampak positif kepada daerah. Semoga kegiatan ini memberi manfaat bagi Kita semua, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi Kota Batam,” pungkasnya.

Kepala DPM PTSP Kota Batam, Reza Khadafy menyampaikan kegiatan ini bertujuan memfasilitasi penanaman modal di Kota Batam. Selain itu untuk meningkatkan kepatuhan pelaku usaha menyampaikan laporannya.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 pelaku usaha dalam negeri (PMDN) di Kota Batam, dengan narasumber Rizal Pahlawan, SE, MM.(emr)