Bank Indonesia Kepri Cegah Money Politics Jelang Pemilu 2024, Simak Secara Langsung di Link Ini!

Avatar photo

AriraNews.com, Batam – Provinsi Kepulauan Riau merupakan wilayah yang memiliki Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) atau biasa kita kenal dengan Money Changer dan PJP Layanan Remitansi (LR) atau terbesar ke-dua di Indonesia.

Remitansi adalah layanan jasa pengiriman uang dari dalam ke luar negeri maupun sebaliknya. Pengiriman uang dapat dilakukan melalui bank, layanan pengiriman uang.

BACA JUGA:  Satnarkoba Polres Barelang Sita 2.672 Vape Mengandung Narkoba Senilai Rp 8 Miliar

Banyaknya layanan money change dan PJB Layanan Remitansi tersebut bisa saja dimanfaatkan untuk tindak kejahatan, seperti pencucian uang, pendanaan teroris, politik uang, dan sebagainya.

Dalam usaha mencegah hal tersebut Bank Indonesia Perwakilan Kepri menggelar talkshow dengan tema “Safeguarding Democracy from Money Laundering and Terrorist Financing Hazard through Regional Supervision” dalam acara Pertemuan Tahunan KUPVA BB dan Layanan Remitansi Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2023 yang digelar di Marriott Hotel, Harbour Bay, Batam, Kamis (9/11/2023) siang.

BACA JUGA:  Spider Jujitsu Batam Raih Juara Umum III di Jakarta Jujitsu Open 2026, Bawa Pulang 13 Medali

Sejumlah narasumber dihadirkan, mulai dari Kepala Departemen Surveilans Sistem Keuangan, PPATK, Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, dan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau. Talkshow akan dimoderasi oleh Ira Koesno.

Talkshow bisa disaksikan melalui link

“Semoga industri KUPVA BB dan PJP LR yang aman, tertib dan bersih dari TPPU, TPPT, serta money politics tidak terwujud, khususnya di Kepulauan Riau dan seluruh Indonesia,” ujar Suryono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, sebelum digelarnya talkshow.(ara)

BACA JUGA:  Peresmian BLK Sentrum Caritas, Li Claudia Tekankan Kolaborasi Cegah TPPO dan Lindungi Pekerja Migran