AriraNews.com, Natuna – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Natuna dan Universitas Negeri Andalas (UNAND) sepakat dan serius dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Natuna.
Kehadiran Dekan Universitas Negeri Andalas bersama rombongan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah serta melakukan evaluasi terhadap kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh tiga dokter spesialis dari UNAND yang sedang bertugas di RSUD Natuna.
Tiga dokter spesialis yang bertugas di RSUD Natuna dari UNAND merupakan bentuk kerja sama, sejak tiga tahun lalu di antaranya, dokter spesialis penyakit dalam, anak dan syaraf.
Di sela-sela itu, Bupati Natuna Wan Siswandi menuturkan, kehadiran rombongan dari UNAND juga untuk melakukan koordinasi dengan para dokter spesialis yang ada, serta memberikan semangat agar dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Sekarang sudah ada tiga dokter spesialis, insyaallah kita akan menambah 1 lagi dokter spesialis jantung,” tutur Wan Siswandi saat menghadiri audiensi bersama Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Senin (4/9/2023) di Natuna Food.
Terkait sarana dan prasarana kesehatan di RSUD Natuna, Wan Siswandi juga mengatakan, pemerintah daerah akan terus berusaha untuk meningkatkan sarana pendukung, meski minimnya anggaran daerah.
“Alhamdulillah, kita sudah ada CT Scan (alat pemindai) dari Kemenkes dan sekarang kita lagi mengajukan permintaan alat untuk memasang ring bagi penderita penyakit jantung untuk kelengkapan RSUD Natuna,” ujarnya.
Selain itu, Wan Siswandi juga berharap kerjasama ini dapat terus dilanjutkan khususnya di bidang pendidikan dokter spesialis, dalam pemenuhan tenaga kesehatan di Kabupaten Natuna.
Sementara Direktur RSUD Natuna Dokter Ari mengatakan, bahwa ini adalah tahun ketiga kerja sama dengan Universitas Andalas. Di mana tenaga dokter spesialis di Kabupaten Natuna selama ini didukung oleh Universitas Andalas.
“Dalam monitoring hari ini, ada beberapa hal yang ditinjau, di antaranya fasilitas rawat inap dan proses pelayanan di RSUD Kabupaten Natuna, serta memeriksa fasiltas mes dokter spesialis yang bertugas di Kabupaten Natuna,” tuturnya.
Dokter Ari juga mengatakan, untuk saat ini RSUD Natuna telah memiliki 3 dokter spesialis dan akan mengusahakan adanya dokter spesialis jantung.
“Bukan itu saja, pemda juga telah mengupayakan memiliki dokter spesialis sendiri dari anak daerah sendiri,” ujarnya.(dod)









