Batam  

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi Inspektur Upacara Pelepasan Jenazah Nyat Kadir

Avatar photo
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam menjadi inspektur upacara pelepasan jenazah Nyat Kadir, di rumah duka di Kawasan Tiban I, Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepri, Senin (2/8/2024).

AriraNews.com, Batam – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam menjadi inspektur upacara pelepasan jenazah Nyat Kadir, di rumah duka di Kawasan Tiban I, Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepri, Senin (2/9/2024).

Mantan Wali Kota Batam periode 2001-2005, dan Anggota DPR RI tersebut meninggal dunia di usia 75 tahun, pada Minggu (1/9/2024) di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta. Jenazah dimakamkan di TPI Seitemiang, Kota Batam.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Kurban Sapi Limousin 1 Ton di Batam

Mewakili keluarga, putra pertama Nyat Kadir, Konny Yulian Setiawan dalam sambutanya di upacara pelepasan jenazah menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan para pelayat yang telah hadir untuk memberikan salam perpisahan dan penghormatan terakhir kepada mendiang Nyat Kadir.

“Terima kasih kepada bapak ibu hadirin semua yang telah memberikan bantuan moril dan material, yang membantu kami sejak beliau wafat hingga saat ini,” kata Konny.

BACA JUGA:  Li Claudia Ancam Tindak Tegas Pelaku Perusakan Lingkungan

Ia juga memohon keikhlasan para pelayat untuk dapat mendoakan mendiang Nyat Kadir, agar segala amal ibadah semasa hidupnya diterima Tuhan yang Maha Esa.

“Semoga almarhum meninggalnya dalam keadaan husnul khotimah dan meninggal, dosa nya diampuni Allah, dan segala amal baik diterima Allah,” ujar dia.

Sementara itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang bertugas sebagai inspektur upacara pelesapasan jenazah Nyat Kadir, mengucapkan berbela sungkawa atas meninggalnya Nyat Kadir.

BACA JUGA:  Peringati Hari Bumi 2026, Amsakar: Jadikan Tanjung Banun yang Sejuk dan Nyaman

“Apabila beliau memiliki kesalahan baik selama bertugas sebagai Wali Kota dulu dan DPR RI mohon dimaafkan. Selepas ini saya mengajak semua bapak ibu yang hadir disini untuk bersama-sama mensalatkan beliau, dan mendoakan beliau,” kata Rudi.

Nyat Kadir meninggalkan seorang istri, Hasymah dan tiga putra.(ara)