Peringatan Hardiknas, Nuryanto Ajak Wujudkan Generasi Muda Berkualitas Melalui Merdeka Belajar

Avatar photo
Ketua DPRD Batam, Nuryanto menyerahkan piagam penghargaan pada salah seorang guru dalam rangka Hardiknas Tingkat Kota Batam.

AriraNews.com, Batam – Setiap tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Momen ini sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah akan pentingnya pendidikan di negeri ini.

Peringatan ini juga didedikasikan untuk mengingat kembali filosofi nilai perjuangan Ki Hadjar Dewantara, dalam menegakkan fondasi pendidikan di Indonesia. Tahun ini, tema yang diusung adalah ‘Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar’.

Tema ini memiliki tujuan untuk memperkuat komitmen seluruh insan pendidikan akan penting dan strategisnya pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa.

Ketua DPRD Batam, Nuryanto, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dan Wagub Kepri, Marlin Agustina sebelum mengikuti upacara Hardiknas di Dataran Engku Putri, Batam Center.

Sekaligus mengingatkan kembali kepada seluruh insan pendidikan akan filosofi perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam meletakkan dasar dan arah pendidikan bangsa. Serta meningkatkan rasa nasionalisme di kalangan insan pendidikan.

BACA JUGA:  Wali Kota Batam Amsakar Achmad Pilih Haji Reguler, Nabung 25 Tahun

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto di sela-sela mengikuti upacara pengibaran bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kota Batam Tahun 2023, Selasa (2/5/2023) pagi.

“Hardiknas ini juga menjadi momen dalam menumbuhkan kembali rasa patriotisme dan nasionalisme, bagi seluruh insan pendidikan khususnya di Kota Batam, Provinsi Kepri,” tegasnya.

Untuk itu, tegas Politisi PDI Perjuangan ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat khususnya para pendidik untuk bisa meneladani filosofi yang sudah dipegang teguh oleh Ki Hadjar Dewantara. Yakni tiga semboyan pendidikan.

BACA JUGA:  Terima Sespimti Polri 2026, Amsakar Ungkap Batam Jadi Perhatian Presiden

“Tiga semboyan tersebut antara lain, Ing ngarsa sung tuladha, Ing madya mangun karsa dan tut wuri handayani. Ing ngarsa sung tuladha, berarti harus bisa memberi contoh atau suri teladan bagi mereka yang berada di tengah dan belakang,” terangnya.

Kemudian, semboyan ing madya mangun karsa yang berarti ketika di tengah, harus bisa memberikan semangat untuk kemajuan.

“Tut wuri handayani memiliki arti bahwa ketika di belakang kita harus mampu memberikan dorongan atau bantuan. Dan semboyan ini juga terekam dalam program dari Pemerintah Pusat melalui Merdeka Belajar-nya,” tegasnya.

Di mana program Merdeka Belajar dianggap telah sukses mengakselerasi kualitas pendidikan di Tanah Air. Mulai dari kurikulum, penguatan siswa dan tenaga pengajar (SDM), hingga bantuan-bantuan pendidikan.

BACA JUGA:  PLN Batam dan DayOne Wujudkan Data Center Terbesar di Indonesia

“Merdeka Belajar adalah suatu pendekatan yang dilakukan oleh Pemerintah agar para pelajar bisa memilih pelajaran yang diminati. Hal ini dilakukan supaya para siswa dan mahasiswa bisa mengoptimalkan bakatnya dan bisa memberikan sumbangan yang paling baik dalam berkarya bagi bangsa. Saya melihat konsep pengembangan pendidikan ini sangat bagus, dan nantinya diharapkan generasi penerus bisa menjadi agen perubahan bagi daerahnya masing-masing. Sekali lagi saya ucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional,” tegasnya.(omk/emr)