SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Batam Ekonomi Kepri

BI Kepri Bidik Tiga Sasaran di Kurma 2026: Perkuat Ekosistem Produk Halal, QRIS, hingga Literasi Keuangan Syari’ah

Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijarto, dalam pembukaan Kurma 2026.

AriraNews.com, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, resmi membuka Kurma (Kepulauan Riau Ramadhan Fair) 2026 di One Batam Mall, Batam, Rabu (4/3/2026).

Di balik kemeriahan agenda tahunan yang memasuki tahun ketiga itu, Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau menegaskan tiga sasaran utama pengembangan ekonomi syariah yang menjadi fokus dalam event tersebut.

Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura dan Kepala BI Kepri, Rony Widijarto meninjau produk yang ditampilkan di Kurma 2026 di One Batam Mall. Event ini akan berlangsung hingga 8 Maret mendatang.

Kegiatan yang berlangsung pada 2–8 Maret 2026 ini menghadirkan beragam program, mulai dari business matching UMKM syariah, bazar Ramadan produk halal seperti wastra dan makanan olahan, layanan sertifikasi halal, sosialisasi ZISWAF, festival fashion show, bedah buku, seminar ekonomi syariah, hingga berbagai kompetisi bernuansa Islami.

Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijarto, menyampaikan bahwa Kurma menjadi wadah sinergi untuk memperkuat pemerataan pertumbuhan ekonomi daerah yang saat ini tercatat 7,8 persen tertinggi ketiga secara nasional dengan inflasi yang tetap terjaga.

Pengamanan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang: Petugas Hormati Aspirasi dan Jaga Privasi Warga

“Kepri tidak mudah, banyak tantangan. Tapi kita mampu tumbuh tinggi. Pertumbuhan ini harus makin merata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Penguatan Ekosistem Produk Halal

Sasaran pertama adalah memperkuat ekosistem produk halal secara menyeluruh, mulai dari proses produksi hingga transaksi. BI Kepri mendorong UMKM wastra dan makanan untuk mengantongi sertifikasi halal agar mampu memperluas pasar.

Termasuk di dalamnya dukungan terhadap keberadaan juru sembelih halal (juleha) bagi pelaku usaha makanan. Langkah ini dinilai penting agar produk lokal memiliki daya saing sekaligus memenuhi standar halal yang kian menjadi kebutuhan pasar.

Digitalisasi Keuangan dan QRIS

Sasaran kedua menyasar aspek keuangan dan sistem pembayaran. BI Kepri terus memperluas akses UMKM terhadap layanan perbankan serta mendorong penggunaan transaksi digital melalui QRIS.

80 Peserta dari Johor Siap Ramaikan Rally Wisata 2026, Jelajahi Destinasi Batam

Sepanjang 2025, transaksi QRIS di Kepri tercatat mencapai Rp11,5 triliun. Angka tersebut menjadi indikator meningkatnya adopsi sistem pembayaran digital di masyarakat.

Tahun ini, BI Kepri akan memperluas program “meng-QRIS-kan” pasar tradisional, setelah sebelumnya sukses mengimplementasikan QRIS di masjid pada 2025. Digitalisasi ini diharapkan mampu mempercepat inklusi keuangan sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi UMKM.

Literasi Ekonomi Syariah dan Perlindungan Konsumen

Sasaran ketiga adalah peningkatan literasi masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah, termasuk aspek perlindungan konsumen. BI menilai pertumbuhan ekonomi syariah harus dibarengi pemahaman yang memadai agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pelaku ekonomi yang cerdas.

Menurut Rony, ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk memperkuat UMKM melalui sinergi dengan industri, khususnya sektor makanan yang berkembang pesat di Batam sebagai motor investasi dan industri Kepri.

Perkuat Literasi di Daerah Kepulauan, Natuna Kejar 30 Persen Perpustakaan Terakreditasi

Sementara itu, Wakil Gubernur Nyanyang menegaskan Kurma bukan sekadar seremoni Ramadan, melainkan langkah konkret memperkuat sistem ekonomi dan keuangan syariah daerah.

“UMKM harus semakin tangguh. Mari kita perkuat ketahanan ekonomi Kepri agar semakin makmur dan merata,” ujarnya.

Melalui kolaborasi pemerintah, BI, industri, dan pelaku UMKM, Kepri optimistis pertumbuhan ekonomi 2026 tetap terjaga dan semakin inklusif serta berkelanjutan. (emr)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Pengamanan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang: Petugas Hormati Aspirasi dan Jaga Privasi Warga

02

80 Peserta dari Johor Siap Ramaikan Rally Wisata 2026, Jelajahi Destinasi Batam

03

Perkuat Literasi di Daerah Kepulauan, Natuna Kejar 30 Persen Perpustakaan Terakreditasi

04

Geografis Kepulauan Jadi Tantangan, Natuna Perluas Akses Literasi Lewat Akreditasi Perpustakaan