Ariranews.com, Batam – Heryanti anak almarhum Akidi Tio yang menyumbangkan hartanya Rp 2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Palembang ternyata pernah ke Batam untuk mengurus uang yang dia sebut berada di Singapura tersebut.
Heryanti ke Batam dua bulan lalu.
Bertemu dengan pengacara yang datang dari Singapura. Karena dia tak bisa ke Singapura akibat pandemi Covid-19 dan memilih Batam sebagai tempat untuk bertemu.
Informasi itu diungkap Dahlan Iskan dalam disway.id, blog pribadinya yang ditulis pada 5 Agustus 2021 lalu, dengan judul “Cantik 2 T”.
“Saya pun mempersoalkan bagaimana mungkin bisa mengurus uang di
Singapura di masa pandemi seperti ini? Bukankah Heryanti tidak bisa masuk ke Singapura?” tulis Dahlan, yang mengetahui informasi tersebut dari teman dekat Heryanti.
“Ternyata, Heryanti punya cara sendiri. Selama pandemi ini, Heryanti ke
Batam. Terakhir dua bulan lalu. Heryanti mengurus uang Rp 16 triliun
”milik” ayahnyi dari Batam,” ungkap Dahlan.
“Singapura memang terlihat dari Batam. Jaraknya begitu dekat. Lalu lintas
lautnya begitu lancar.”
“Heryanti menunggu di Batam. Pengacara Singapura yang datang ke Batam. Pengacara itu menyerahkan dan menerima dokumen yang diperlukan. Di Batam pula Heryanti menandatangani berkas-berkas yang diperlukan,” ungkapnya lagi.
Namun hingga kini uang Rp2 T tersebut tak kunjung cair. Bahkan Kapolda Sumsel, Irjen Eko Indra Heri, yang menerima secara simbolis uang tersebut sudah minta maaf karena sudah membuat heboh.(emr)








