AriraNews.com, BATAM – Industri hospitality di Batam kembali mencatatkan perkembangan baru. PT Langit Oranye Indonesia melalui brand Orange Sky Indonesia resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Rexvin Propertindo untuk mengelola dan mengoperasikan properti terbaru milik Rexvin Group di bawah brand Reotel.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), sekaligus menjadi langkah penting dalam ekspansi bisnis pengelolaan properti hospitality di kawasan tersebut, Jumat (23/10/2026).

Penunjukan ini menambah portofolio Orange Sky Indonesia menjadi 13 properti. Proyek terbaru tersebut juga menjadi properti ketiga dalam lini Stay di bawah brand Reotel, menyusul dua proyek sebelumnya, yakni Reotel at The Nove dan Reotel at Citra Plaza Nagoya.
Lebih dari sekadar penambahan portofolio, kerja sama ini menandai babak baru bagi Orange Sky Indonesia karena untuk pertama kalinya perusahaan dipercaya menjadi operator hospitality untuk properti dengan konsep villa.
Mengusung konsep resort in the city yang berpadu dengan gaya hidup modern atau modern living, properti ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman menginap yang berbeda di tengah dinamika perkotaan. Konsep villa-resort tersebut menawarkan perpaduan antara suasana eksklusif, ketenangan, dan kenyamanan premium dengan aksesibilitas yang tetap dekat dengan pusat aktivitas kota.
Kehadiran konsep ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan alternatif akomodasi yang tidak hanya mengedepankan fungsi tempat menginap, tetapi juga pengalaman dan gaya hidup. Melalui brand Reotel, Orange Sky Indonesia bersama Rexvin Group berupaya mengembangkan potensi properti yang mampu menjawab kebutuhan pasar hospitality yang terus berkembang.
Corporate Director of Sales & Marketing Orange Sky Indonesia, Reni Novianti, menyambut positif kepercayaan yang diberikan Rexvin Group. Menurutnya, penunjukan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kemampuan perusahaan dalam mengembangkan strategi pemasaran dan penjualan yang kompetitif, sekaligus memperluas kehadiran brand di segmen lifestyle dan resort urban.
“Suatu kebanggaan dan kehormatan besar bagi Orange Sky Indonesia atas kepercayaan yang diberikan oleh Rexvin Group. Penunjukan ini merupakan bukti komitmen kami dalam menghadirkan strategi penjualan serta pemasaran yang agresif dan tepat sasaran. Properti ke-13 ini—sekaligus proyek ketiga dalam lini Stay di bawah brand Reotel setelah Reotel at The Nove dan Reotel at Citra Plaza Nagoya—akan memperkuat brand presence kami di pasar lifestyle dan resort urban,” ujar Reni.
Dari sisi operasional, proyek ini juga memiliki arti strategis bagi Orange Sky Indonesia. Director of Operations Orange Sky Indonesia, Ramayudha, menegaskan bahwa pengelolaan villa-resort membutuhkan pendekatan operasional yang mampu menjaga keseimbangan antara efisiensi bisnis dan kualitas pelayanan kepada tamu.
“Secara operasional, ini merupakan milestone penting karena untuk pertama kalinya kami menerapkan standar pelayanan untuk kategori villa. Kami siap menjalankan manajemen operasional yang lean, efektif, dan berorientasi pada kualitas layanan terbaik guna memastikan kenyamanan tamu sekaligus efisiensi performa aset milik mitra kami, PT Rexvin Propertindo,” ungkap Ramayudha.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa ekspansi Orange Sky Indonesia tidak hanya berfokus pada pertumbuhan jumlah properti yang dikelola, tetapi juga pada pengembangan kapabilitas operasional untuk menangani karakteristik akomodasi yang berbeda. Dengan pendekatan manajemen yang terukur, perusahaan menargetkan terciptanya pengalaman menginap yang konsisten sekaligus pengelolaan aset yang optimal bagi pemilik properti.
Sementara itu, Direktur PT Rexvin Propertindo, Ricki Indriansyah Bagjana, menyampaikan keyakinannya terhadap kolaborasi tersebut. Ia menilai pengalaman dan standar pelayanan profesional Orange Sky Indonesia melalui brand Reotel dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan properti milik Rexvin Group.
“Kami percaya track record dan standar pelayanan profesional dari Orange Sky Indonesia melalui brand Reotel mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi properti ini. Dengan sinergi antara keahlian pengembangan dari Rexvin Group dan manajemen operasional dari Orange Sky Indonesia, kami yakin proyek ini akan menjadi tolok ukur baru bagi destinasi resort di kawasan ini,” kata Ricki.
Kolaborasi antara kedua perusahaan ini mempertemukan keahlian pengembangan properti Rexvin Group dengan kompetensi pengelolaan hospitality Orange Sky Indonesia. Sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi aset yang dikembangkan sekaligus memperkuat daya saing properti di tengah persaingan industri akomodasi yang semakin dinamis.
Bagi Orange Sky Indonesia, penunjukan ini menjadi momentum untuk memperluas cakupan bisnis sekaligus memperkuat posisi Reotel sebagai brand hospitality yang mampu menjangkau beragam kebutuhan pasar. Sementara bagi Rexvin Group, kemitraan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengelolaan properti melalui pendekatan profesional yang berorientasi pada kualitas layanan dan kinerja aset.
Ke depan, Orange Sky Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan potensi pasar hospitality lokal, meningkatkan standar pelayanan bagi para tamu, serta menciptakan nilai investasi yang berkelanjutan bagi para mitra pemilik aset. Dengan bertambahnya portofolio Reotel, perusahaan berharap dapat turut mendorong perkembangan industri hospitality di Batam sekaligus menghadirkan pilihan akomodasi yang semakin beragam bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis.
Tentang PT Langit Oranye Indonesia (Orange Sky Indonesia)
PT Langit Oranye Indonesia atau Orange Sky Indonesia merupakan perusahaan manajemen hospitality yang berfokus pada pengelolaan operasional, optimalisasi pendapatan (revenue management), serta pertumbuhan bisnis di sektor hospitality. Dengan portofolio yang terus berkembang, khususnya di Batam, Orange Sky Indonesia berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi perkembangan industri pariwisata dan perhotelan di Indonesia melalui pengelolaan profesional, strategi bisnis yang terukur, serta peningkatan kualitas layanan. (emr)





