NATUNA, Ariranews.com – Distribusi barang dan kebutuhan pokok ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menjadi perhatian menjelang musim utara yang identik dengan cuaca ekstrem. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI melalui layanan kapal logistik berupaya tetap melayani kebutuhan masyarakat dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan pelayaran.
Kepala Cabang PELNI Logistik Natuna, Nesatria Firman Hidayat, mengatakan layanan logistik merupakan bagian dari pelayanan PELNI untuk masyarakat Natuna. Salah satu armada yang melayani distribusi barang di wilayah tersebut adalah kapal Logistik Nusantara 4.
Hal itu disampaikan Nesatria saat berbincang bersama awak media, PLN Natuna, BPJS Kesehatan Natuna, dan BPJS Ketenagakerjaan Natuna di Kedai Kopi Ranai Square, Ranai, Selasa sore (27/10/2026).
“PELNI selalu hadir untuk masyarakat dan melayani dengan sepenuh hati, baik melalui kapal penumpang maupun kapal logistik,” ujar Nesatria.
Ia menjelaskan, layanan PELNI di Natuna mencakup angkutan penumpang menggunakan KM Bukit Raya serta layanan logistik melalui kapal Logistik Nusantara 4.
Menjelang musim utara, kondisi cuaca menjadi salah satu tantangan yang perlu diperhatikan dalam kegiatan pelayaran. Nesatria mengatakan PELNI berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan tetap memperhatikan kondisi dan keselamatan pelayaran.
“Ke depan, kita akan menghadapi musim utara yang cukup ekstrem bagi masyarakat Natuna. Namun, PELNI akan tetap berupaya hadir dan melayani masyarakat serta memberikan pelayanan yang terbaik,” katanya.
Meski demikian, belum ada rincian mengenai perubahan jadwal, frekuensi pelayaran, maupun langkah khusus yang disiapkan untuk menjaga kelancaran distribusi logistik selama musim utara dalam keterangan yang disampaikan tersebut.
Selain layanan logistik, Nesatria turut menginformasikan program diskon tiket kapal penumpang dalam rangka Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027.
Program tersebut menawarkan potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk periode keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Sejumlah tujuan perjalanan yang disebutkan meliputi Jakarta, Surabaya, Pontianak, dan Kijang.
Terkait kuota, Nesatria menjelaskan bahwa batasan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut merujuk pada periode berlakunya program, bukan kuota tiket tertentu.
Masyarakat diimbau memeriksa informasi resmi PELNI untuk memastikan rute, jadwal kapal, persyaratan, dan mekanisme pembelian tiket yang memenuhi ketentuan program diskon.
(Dod)





