Advertisement
Batam Internasional Olahraga

48 Tim dari Indonesia dan Mancanegara Siap Berlaga di Batam Cup III 2026, Digelar 15–19 Desember

Persiapan turnamen ditandai dengan pelaksanaan technical meeting di Maxone Hotel, Pelita, Batam, yang dihadiri para manajer perwakilan tim peserta, Minggu (25/10/2026).

AriraNews.com, BATAM — Sebanyak 48 tim sepak bola kelompok usia U-12 dan U-16 dari Indonesia dan mancanegara akan meramaikan International Soccer Batam Cup III 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 15–19 Desember 2026.

Turnamen ini diproyeksikan tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola usia dini, tetapi juga mendorong pertumbuhan sport tourism dan perekonomian Kota Batam.

Persiapan turnamen ditandai dengan pelaksanaan technical meeting di Maxone Hotel, Pelita, Batam, yang dihadiri para manajer perwakilan tim peserta, Minggu (25/10/2026) siang. Dalam kesempatan yang sama, panitia juga meluncurkan jersey resmi yang akan dikenakan para peserta selama turnamen berlangsung.

Panitia Pelaksana Batam Cup III 2026, Surya Wijaya, mengatakan penyelenggaraan edisi ketiga ini diikuti 48 tim, dengan komposisi 32 tim kelompok U-12 dan 16 tim kelompok U-16. Peserta berasal dari Batam, sejumlah daerah di Indonesia, serta Malaysia dan Singapura.

Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Menurut Surya, keikutsertaan tim dari luar negeri dan berbagai daerah di Indonesia menjadi bukti bahwa Batam memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah turnamen sepak bola berskala internasional.

Surya menegaskan, penyelenggaraan Batam Cup tidak semata-mata berorientasi pada olahraga, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi bagi daerah.

Ia memperkirakan lebih dari seribu orang akan datang ke Batam selama penyelenggaraan turnamen, mulai dari pemain, ofisial, hingga pendamping. Kehadiran mereka diharapkan meningkatkan okupansi hotel, penggunaan jasa transportasi, serta aktivitas restoran dan usaha kuliner.

“Batam punya segalanya. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah,” ujar Surya.

Untuk mendukung kedatangan peserta dari luar negeri, panitia juga menyiapkan dukungan layanan perjalanan dan penanganan kedatangan melalui operator yang bekerja sama dengan pihak terkait. Langkah tersebut diharapkan mempermudah mobilitas peserta, khususnya dari Malaysia dan Singapura.

Surya turut menyampaikan bahwa Batam Cup III 2026 dipersembahkan sebagai kontribusi bagi Provinsi Kepulauan Riau. Ia berharap turnamen ini dapat menjadi agenda tahunan dengan penyelenggaraan yang semakin baik pada tahun-tahun berikutnya.

55 Tahun BP Batam: Investasi Tumbuh, Sudahkah Warga Merasakannya?

PSSI Dukung Menjadi Agenda Tahunan

Sekretaris Umum Askot PSSI Batam, Ahmad Budiman, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Batam Cup III 2026.

Menurutnya, turnamen yang melibatkan peserta lintas negara tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi agenda rutin dalam kalender kegiatan sepak bola.

Ia menyebut dukungan PSSI diperlukan agar penyelenggaraan pada tahun-tahun berikutnya dapat dipersiapkan lebih matang dan memperoleh dukungan yang lebih luas.

Ahmad juga menilai posisi geografis Batam yang berdekatan dengan Malaysia dan Singapura menjadi keunggulan tersendiri dalam pengembangan sepak bola internasional. Kedekatan tersebut memudahkan tim dari negara tetangga untuk berpartisipasi dalam kompetisi di Batam.

Malam Ini! Batam Peringati Hari Ekonomi Kreatif Nasional, Gelar Bazar Ekraf hingga Hadirkan Artis Hijau Daun

Ia berharap penyelenggaraan turnamen berjalan lancar, terlebih kegiatan yang melibatkan peserta lintas negara.

KONI Kepri Tekankan Sportivitas dan Fair Play

Dukungan juga disampaikan Wakil Ketua KONI Kepulauan Riau, Asmin Patros. Ia mengapresiasi penyelenggaraan Batam Cup III 2026 sebagai salah satu upaya mendorong kemajuan olahraga sekaligus mengembangkan konsep sport tourism di Kepulauan Riau.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan olahraga internasional tidak hanya ditentukan oleh jumlah peserta dan kemeriahan acara, tetapi juga oleh penerapan prinsip transparansi, keadilan, dan sportivitas.

Ia menekankan pentingnya seluruh pertandingan berlangsung secara fair play, termasuk peran wasit dalam menjalankan tugas secara profesional dan tidak memihak.

Asmin juga mendorong terbukanya peluang kerja sama dengan federasi sepak bola Malaysia dan Singapura, terutama dalam pertukaran informasi serta peningkatan kualitas perangkat pertandingan.

Dengan demikian, turnamen seperti Batam Cup diharapkan tidak hanya menjadi ruang kompetisi bagi para pemain muda, tetapi juga sarana memperkuat hubungan olahraga lintas negara.

Pemko Batam Dorong Sport Tourism

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyambut positif penyelenggaraan Batam Cup III 2026. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pariwisata melalui penyelenggaraan berbagai acara, termasuk olahraga.

Ardiwinata menjelaskan, pengembangan pariwisata Batam didukung sejumlah unsur, mulai dari aksesibilitas, ketersediaan akomodasi, hingga beragam pilihan aktivitas wisata dan hiburan.

Ia memaparkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, jumlah kunjungan wisatawan ke Batam hingga Agustus mencapai 1,2 juta kunjungan. Angka tersebut menunjukkan besarnya potensi Batam sebagai destinasi wisata di kawasan Kepulauan Riau.

Dari sisi akomodasi, Batam juga memiliki ratusan hotel dengan puluhan ribu kamar yang dapat mendukung penyelenggaraan kegiatan berskala besar. Selain itu, ketersediaan restoran, pusat perbelanjaan, lapangan golf, serta berbagai pilihan hiburan menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan dan peserta kegiatan.

Menurut Ardiwinata, kehadiran puluhan tim beserta ofisial dan pendamping selama beberapa hari akan memberikan peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperoleh manfaat ekonomi.

Ia berharap penyelenggaraan Batam Cup III 2026 dapat memperkuat posisi Batam sebagai destinasi sport tourism, sekaligus membuka peluang bagi lebih banyak kegiatan olahraga nasional dan internasional pada masa mendatang.

Dengan melibatkan 48 tim dari Indonesia dan mancanegara, Batam Cup III 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan sepak bola usia dini, memperluas jejaring olahraga regional, serta mendorong pergerakan ekonomi melalui sektor pariwisata dan jasa di Kota Batam. (emr)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

48 Tim dari Indonesia dan Mancanegara Siap Berlaga di Batam Cup III 2026, Digelar 15–19 Desember

02

Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

03

Pemkab Anambas dan DPRD Koordinasi dengan PLN, Upayakan Pasokan Listrik Jemaja Kembali Stabil

04

Pastikan Pelabuhan Tetap Aman, Bupati Aneng Turun Langsung Tinjau Roro Kuala Maras