Seleksi Atlet POPDA Digelar Mandiri, PTMSI Natuna Harap Dukungan Pemda untuk Pembinaan

Saat penyerahan piagam kepada atlet yang keluar sebagai juara dalam seleksi POPDA cabang Tenis Meja.

Ariranews.com, Natuna – Seleksi atlet tenis meja untuk persiapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Ke-X Provinsi Kepulauan Riau yang digelar secara mandiri oleh Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Natuna menjadi bukti keseriusan organisasi tersebut dalam membina atlet daerah di tengah keterbatasan fasilitas dan dukungan anggaran.

Melalui pelaksanaan seleksi yang berlangsung pada 14 Mei 2026 itu, PTMSI Natuna sekaligus berharap adanya perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten Natuna terhadap pengembangan cabang olahraga tenis meja, khususnya dalam penyediaan fasilitas latihan dan dukungan pembinaan atlet berprestasi.

BACA JUGA:  Meteorologi Lanud RSA Jadi Garda Terdepan, Keselamatan Operasi Penerbangan di Natuna

Ketua PTMSI Kabupaten Natuna, Heru Candra, mengatakan seleksi diikuti sebanyak 43 atlet, terdiri dari 29 atlet putra dan 14 atlet putri. Dari hasil seleksi tersebut, PTMSI menetapkan delapan atlet terbaik untuk mewakili Natuna pada POPDA Ke-X Provinsi Kepri.

“Dari hasil seleksi, kami menetapkan delapan atlet terbaik yang terdiri dari empat atlet putra dan empat atlet putri untuk bertanding di POPDA Ke-X Provinsi Kepri,” ujar Heru Candra, Jumat (15/5/2026), melalui sambungan telepon seluler.

BACA JUGA:  Dari Natuna, Danlanud RSA Ikuti Exit Briefing Pangkodau I Secara Virtual

Ia menjelaskan, para atlet akan bertanding pada nomor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda putri. Penentuan atlet dilakukan berdasarkan hasil peringkat juara satu hingga juara empat pada seleksi yang dilaksanakan PTMSI Natuna.

Menurut Heru, pembinaan atlet tenis meja di Kabupaten Natuna dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya menjelang pelaksanaan POPDA semata.

“Pembinaan tetap berjalan setiap saat agar atlet terus berkembang dan siap menghadapi berbagai kejuaraan,” katanya.

Namun demikian, PTMSI Natuna mengaku masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait fasilitas latihan. Selama ini kegiatan latihan hingga pelaksanaan seleksi masih dilakukan secara swadaya, termasuk menyewa tempat latihan secara mandiri.

BACA JUGA:  Tragedi Pantai Piwang Natuna, Tim Gabungan Temukan Korban dalam Waktu Satu Jam

“Kami berharap Pemda Natuna dapat memberikan perhatian lebih terhadap cabang olahraga tenis meja, terutama fasilitas olahraga dan dukungan anggaran agar pembinaan atlet bisa berjalan lebih maksimal,” ungkapnya.

PTMSI Natuna optimistis, melalui pembinaan yang konsisten dan dukungan dari berbagai pihak, atlet tenis meja Natuna mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah pada ajang POPDA Ke-X Provinsi Kepulauan Riau mendatang.

(Dod)