Meteorologi Lanud RSA Jadi Garda Terdepan, Keselamatan Operasi Penerbangan di Natuna

Kasubsi Meteorologi Lanud RSA Natuna saat memberi pemahaman program Cara Memberi Instruksi (CMI)

Ariranews.com, Natuna – Meteorologi di Pangkalan TNI AU Lanud Raden Sadjad menjadi unsur penting dalam mendukung keselamatan dan kelancaran operasi penerbangan, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia. Peran tersebut disampaikan dalam program Cara Memberi Instruksi (CMI) yang digelar Lanud RSA di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Perwira Pertama (Pama) Kasubsi Meteorologi Lanud RSA, Kapten Sus Zukri Mukhtar Batjo, sebagai pemateri. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya pemantauan cuaca secara real-time guna menunjang keamanan dan keselamatan penerbangan militer maupun sipil.

BACA JUGA:  Natuna Buka 7 Beasiswa Dokter Spesialis, Penerima Wajib Mengabdi 20 Tahun

Kapten Sus Zukri Mukhtar Batjo mengatakan, Meteorologi Lanud RSA memiliki tanggung jawab dalam menyediakan informasi cuaca yang cepat, tepat, dan akurat bagi setiap operasi udara di Natuna.

“Informasi cuaca merupakan faktor vital dalam setiap operasi penerbangan. Melalui pemantauan yang dilakukan secara terus-menerus, kami berupaya memastikan seluruh aktivitas penerbangan dapat berjalan aman dan lancar,” ujar Kapten Sus Zukri Mukhtar Batjo.

BACA JUGA:  Dari Sampah Menjadi Karya, Lanud RSA Tanamkan Kesadaran Lingkungan di Wilayah Perbatasan

Ia menjelaskan, pemantauan kondisi cuaca dilakukan menggunakan perangkat Automated Weather Observing System (AWOS) yang mampu menyajikan data meteorologi secara otomatis dan akurat untuk mendukung kebutuhan operasional penerbangan.

Selain memanfaatkan teknologi AWOS, Meteorologi Lanud RSA juga menjalin kerja sama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Natuna dalam penyajian rekomendasi cuaca maritim serta pemantauan kondisi atmosfer di wilayah Natuna.

Menurutnya, personel meteorologi secara rutin memantau perkembangan cuaca di kawasan pangkalan udara dan wilayah sekitar guna mendukung keamanan operasi udara, terutama di kawasan strategis perbatasan.

BACA JUGA:  Kolaborasi Lintas Instansi di Natuna, Basarnas Kenalkan Usaha Kreatif Berbasis Limbah Laut

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula kondisi cuaca di Natuna saat ini berada pada kategori cerah berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah.

Program CMI Lanud RSA diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan personel, sekaligus memperkuat budaya keselamatan atau culture safety dalam mendukung tugas-tugas operasi penerbangan TNI AU di wilayah perbatasan Indonesia.
(Dod)