Advertisement
Natuna

UMRAH Gelar Pelatihan Penulisan Feature di Natuna, Angkat Kearifan Lokal Jadi Identitas Daerah

Suasana saat pembukaan pelatihan

AriraNews.com, Natuna – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menggelar Pelatihan Penulisan Feature Berbasis Kearifan Lokal Kabupaten Natuna, Senin (22/9/2025).

Kegiatan ini diikuti belasan peserta dari kalangan wartawan, mahasiswa, hingga praktisi pendidikan di Natuna. Tujuannya untuk membekali para penulis lokal agar mampu menghasilkan karya feature yang tidak hanya informatif, tetapi juga menggali dan mengangkat kearifan lokal sebagai identitas budaya daerah.

Dalam materinya, Dosen Jurnalistik UMRAH, Nikolas Panama SH., MPd., MH, menegaskan bahwa menulis feature berbasis kearifan lokal berperan penting dalam memperkenalkan Natuna lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kearifan lokal seperti tradisi melaut, seni zapin, permainan gasing, hingga petatah -petitih Melayu Natuna adalah kekayaan budaya yang tidak ternilai. Wartawan punya peran strategis untuk merawatnya melalui karya tulis yang humanis dan menggugah,” ujarnya.

TNI AU dan Warga Tanam Kemiri di Natuna, Dorong Penghijauan hingga Manfaat Ekonomi

Nikolas juga menekankan pentingnya riset lapangan dalam menghasilkan tulisan berkualitas. Menurutnya, karya jurnalistik yang mengangkat kearifan lokal tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi berharga, tetapi juga media edukasi bagi generasi muda.

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi. Mereka berbagi pengalaman seputar teknik menggali informasi, membangun narasi, hingga cara menghidupkan fakta menjadi cerita yang menarik. Beberapa wartawan turut menceritakan pengalaman meliput tradisi masyarakat pesisir dan adat Melayu Natuna.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Natuna, Wan Udayani, yang hadir dalam kegiatan ini menyambut baik langkah UMRAH melibatkan wartawan daerah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini berkelanjutan, sehingga wartawan di Natuna semakin berdaya dalam mempromosikan daerah melalui karya tulis yang bermutu,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, UMRAH berencana menerbitkan buku khusus yang menghimpun kearifan lokal dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau. Buku ini diharapkan menjadi dokumentasi penting sekaligus referensi ilmiah dan populer agar kekayaan budaya daerah, termasuk Natuna, tidak hilang ditelan zaman.

Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir lebih banyak karya jurnalistik yang tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga mampu bercerita. Sehingga Natuna tidak hanya dikenal sebagai daerah perbatasan dengan potensi sumber daya alam, melainkan juga sebagai tanah kaya budaya dengan kearifan lokal yang lestari. (dod)

Karhutla di Natuna Kembali Terjadi, Lanud RSA Kerahkan Mobil PK, Ambulans dan Personel

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Aktivitas Pematangan Lahan Dekat Stasiun Gas Panaran Disorot, BP Batam: Telah Dihentikan dan Lokasi dalam Kewenangan KLHK

02

26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat

03

Kolaborasi AKQ dan ABHI KEENAN WISATA Boyong 300 Wisatawan MICE dari India ke Batam

04

Nyamannya Menginap di Aston Inn Gideon Batam, Mall di Depan Mata, Kuliner Tinggal Jalan, Oleh-oleh Pun Dekat