Batam  

Masjid Agung Batam Kini Resmi Bernama “Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam”

Avatar photo
Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam pada malam hari.

AriraNews.com, Batam – Masjid Agung Batam, Batamcenter, kini sudah menemukan namanya yang pas. Yakni, “Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam”.

Awalnya ini berangkat dari ide Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), yang melihat Masjid Agung Batam sudah lama tak memiliki nama.

Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi meresmikan penggunaan Masjid Agung Batam pada pertengahan Agustus 2024 lalu.
Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam.
Tampak ruang salat utama Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam.

Usulan tersebut disambut para tokoh masyarakat dan tokoh agama Kota Batam. Hingga muncul nama Raja Hamidah, yang juga dikenal sebagai Engku Putri.

Usulan ini diajukan berdasarkan beberapa pertimbangan:

1. Pertimbangan Syar’i: Dalam syariat Islam, dibolehkan memberikan nama masjid dengan nama tokoh wanita, asalkan tokoh tersebut memiliki jasa besar bagi agama Islam dan masyarakat. Contoh masjid yang dinamai dengan tokoh wanita adalah Masjid Aisyah di Tan’im, Mekkah, dan Masjid Zainab di Mesir. Berdasarkan hal ini, nama Raja Hamidah sangat layak untuk diabadikan sebagai nama masjid.

BACA JUGA:  Grand Mercure Batam Centre Tawarkan Paket Pernikahan Eksklusif di Wedding Market One Batam Mall 2026

2. Pertimbangan Geografis: Masjid Agung Batam terletak di Jalan Engku Putri, yang
merupakan nama lain dari Raja Hamidah. Hal ini memiliki nilai keterkaitan simbolis antara nama jalan dan nama masjid.

3. Pertimbangan Historis: Raja Hamidah binti Raja Haji Fisabilillah atau dikenal dengan sebutan Engku Putri adalah permaisuri Sultan Mahmud Riayat Syah, salah satu tokoh besar dalam Kesultanan Riau-Lingga.

BACA JUGA:  Dari Perbatasan ke Industri Nasional, 188,7 Ton Cengkeh Natuna Kantongi Sertifikat KT-3

Perannya sangat signifikan dalam sejarah kesultanan, sehingga pemberian nama masjid ini menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa beliau.

4. Pertimbangan Sinergis: Di Kota Batam sudah terdapat Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, sehingga pemberian nama Masjid Agung Raja Hamidah diharapkan dapat menciptakan sinergi yang baik. Dengan demikian, di Kota Batam akan ada dua masjid yang merepresentasikan tokoh yang berpasangan dalam sejarah Kesultanan Riau-Lingga.

BACA JUGA:  PGN Hadirkan Program TAMASYA untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak di Batam

5. Pertimbangan Filosofis Makna. Jika ditulis dalam bahasa Arab, nama Raja Hamidah berbentuk رجا . .رجا .م ةا berarti penuh harap kepada Allah, sedangkan م ةا berarti orang yang selalu memuji Allah.

Rencananya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi akan meresmikan Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam, pada Minggu (15/9/2024). Masjid ini telah rampung usai direvitalisasi. (ski)