Dibuka Waki Bupati Rodhial Huda, Ratusan Nelayan di Natuna Jalani Sekolah Cuaca Nelayan

Avatar photo
Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda secara resmi membuka kegiatan Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN) yang diselenggarakan oleh BMKG dengan tema “Dengan SLCN Wujudkan Nelayan Hebat, Selamat, dan Sejahtera” di Natuna Hotel, Kamis (21/12/2023).

AriraNews.com, Natuna – Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda secara resmi membuka kegiatan Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN) yang diselenggarakan oleh BMKG dengan tema “Dengan SLCN Wujudkan Nelayan Hebat, Selamat, dan Sejahtera” di Natuna Hotel, Kamis (21/12/2023).

Kegiatan Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN) ini, diikuti oleh 100 nelayan, instansi terkait, TNI, dan Polri dengan materi yang disampaikan oleh narasumber yang berkompeten.

BACA JUGA:  Dari Perbatasan Indonesia, Garuda Pancasila Berkibar di Tanjung Datuk Natuna

Berdasarkan laporan dari Fery Omex Hutagalung, Kepala Stasiun BMKG Ranai, tujuan kegiatan SLCN ini ialah memberikan layanan informasi kepada nelayan, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan dalam menjalankan profesi nelayan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat relevan mengingat 98% wilayah Natuna adalah lautan.

Dia berharap agar nelayan dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik sehingga kemampuan mereka dalam menjalankan profesi nelayan dapat ditingkatkan dengan aman dan nyaman.

BACA JUGA:  Jaga Daya Beli Masyarakat, Disperindagkopum Natuna Hadirkan Pasar Murah

“Para peserta nelayan yang hadir hari ini diharapkan dapat menjadi kader keselamatan bagi nelayan lain yang tidak dapat mengikuti pelatihan ini,” harapnya.

Sementara Kepala Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa SLCN telah diselenggarakan dalam 500 kegiatan di seluruh Indonesia, namun kegiatan ini dilaksanakan secara khusus di Kabupaten Natuna secara berkala untuk memastikan keamanan dan keselamatan nelayan.

BACA JUGA:  Momentum Idul Adha, SAR Natuna Tebar Kepedulian Sosial di Perbatasan

Guswanto juga menjelaskan bahwa dalam SLCN ini, nelayan akan dilengkapi dengan aplikasi “fishing ground” yang tidak hanya menampilkan kedalaman laut tetapi juga daerah potensi ikan, meningkatkan efektivitas nelayan dalam menangkap ikan.

Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong dan pemasangan tanda peserta secara simbolis oleh Wakil Bupati Natuna dan Deputi Meteorologi RI.(dod)