Lanud RSA Perkuat Safety Culture Lewat Kegiatan FOD Cleaning Rutin

Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA), Onesmus Gede Rai Aryadi saat memimpin kegiatan kegiatan Foreign Object Debris (FOD) Cleaning bersama jajaran personel Lanud RSA di area Main Apron.

Ariranews.com, Natuna – Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna terus memperkuat budaya keselamatan (safety culture) di lingkungan penerbangan melalui kegiatan Foreign Object Debris (FOD) Cleaning yang rutin dilaksanakan di area operasional Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (26/5/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan militer maupun sipil di wilayah perbatasan.

Kegiatan FOD Cleaning dilakukan dengan menyisir Main Apron Lanud RSA dari berbagai benda asing yang berpotensi membahayakan pesawat, seperti batu kerikil, serpihan benda keras, hingga material lain yang dapat mengganggu aktivitas penerbangan. Seluruh personel Lanud RSA dilibatkan untuk memastikan area penerbangan tetap steril dan aman.

BACA JUGA:  Lanud RSA Gandeng Disdikbud Natuna, Dorong Digitalisasi Pembelajaran TK Angkasa

Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA), Onesmus Gede Rai Aryadi, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran personel Lanud RSA di area Main Apron.

Kegiatan ini menjadi bagian dari budaya keselamatan yang secara konsisten diterapkan di lingkungan TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud RSA. Upaya tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko kerusakan pesawat akibat benda asing di area operasional penerbangan.

Selain melaksanakan pembersihan secara berkala, Lanud RSA juga telah memasang FOD Trap dan plang peringatan Koba di sejumlah titik strategis. Lanud RSA turut mengoperasikan mobil FOD Boss guna membantu proses pembersihan area penerbangan agar lebih optimal dan efisien.

BACA JUGA:  Jaga Daya Beli Masyarakat, Disperindagkopum Natuna Hadirkan Pasar Murah

Danlanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, mengatakan kegiatan FOD Cleaning akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen Lanud RSA dalam menjaga standar keselamatan penerbangan di Natuna.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menciptakan lingkungan penerbangan yang aman dan bebas dari potensi bahaya akibat benda asing di area operasional. Keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama, baik untuk penerbangan militer maupun sipil,” ujarnya.

BACA JUGA:  Sapi Kurban Presiden Berbobot 879 Kilogram Diserahkan ke Pulau Laut

Ia menambahkan, Natuna sebagai wilayah strategis perbatasan membutuhkan penerapan budaya keselamatan yang disiplin dan berkelanjutan demi mendukung kelancaran operasional penerbangan.

“Melalui kegiatan rutin ini, kami berharap seluruh personel semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kebersihan area penerbangan demi mendukung operasional yang aman, lancar, dan sesuai standar keselamatan penerbangan,” tambahnya.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Lanud RSA dalam mendukung keamanan serta kelancaran aktivitas penerbangan di Natuna agar seluruh penerbangan dapat berlangsung aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan penerbangan.

(Dod)