Batam  

Kapolda Kepri Jenguk Korban Demo

Avatar photo
Kapolda Kepri, Irjen Pol. Tabana Bangun menjenguk salah seorang personel Polri yang menjadi korban dalam demo ricuh di Kantor BP Batam.

AriraNews.com, Batam – Kapolda Kepri, Irjen Pol. Tabana Bangun, bersama Kabinda Kepri, Brigjen TNI Bonar Panjaitan, Danrem 033/WP, Kolonel Inf Jimmy Watuseke, Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Nugroho Tri N, Dandim 0316/Batam, Letkol Inf Galih Bramantyo, dan pejabat utama lainnya, menjenguk personel Polresta Barelang yang menjadi korban kekerasan pada saat pengamanan unjuk rasa di Kantor BP Batam dan saat ini dirawat di RS Bhayangkara Polda Kepri, Batubesar, Nongsa, Batam, Selasa (12/09/2023).

BACA JUGA:  Iduladha 1447 H di Batam Meriah, Hadiah Lomba Mobil Hias Capai Rp 36 Juta

Kapolda Kepri Irjen Pol. Tabana Bangun, menyayangkan demo yang mulanya damai namun berakhir ricuh tersebut. Dia mendoakan personel yang dirawat segera pulih dan dapat bertugas kembali.

Kapolda Kepri, Irjen Pol. Tabana Bangun, bersama Kabinda Kepri, Brigjen TNI Bonar Panjaitan, Danrem 033/WP, Kolonel Inf Jimmy Watuseke, Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Nugroho Tri N, Dandim 0316/Batam, Letkol Inf Galih Bramantyo, dan pejabat utama lainnya, menjenguk personel Polresta Barelang yang menjadi korban kekerasan pada saat pengamanan unjuk rasa di Kantor BP Batam dan saat ini dirawat di RS Bhayangkara Polda Kepri, Batubesar, Nongsa, Batam, Selasa (12/09/2023).

Kapolda juga mengungkapkan sebanyak 43 orang telah diamankan. 28 orang di antaranya ditangani Polresta Barelang.

Sementara, Kapolresta Barelang Kombes Pol. Nugroho Tri N, mengatakan ada sebanyak 22 personel yang alami luka-luka, 17 orang personel Polri, 3 orang personel Satpol PP dan 2 orang personel BP Batam. Tak hanya di RS Bhayangkara Polda Kepri, korban juga ada yang dirawat di RSBP Batam, Sekupang.

BACA JUGA:  Permudah Investasi, BP Batam Sempurnakan Layanan Digital Pengalokasian Lahan Lebih Cepat dan Efisien

“Kita tentu menyesalkan hal ini terjadi, di mana tindakan pelaku menyerang aparat adalah melanggar hukum, dan berharap ke depannya tidak terulang kembali. Mari bersama-sama kita taat kepada hukum. Kehadiran Polri hadir di lokasi adalah dalam rangka pengamanan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Nugroho.(ara)