AriraNews.com, Natuna – Dalam upaya memaksimalkan pencarian para korban yang tertimbun bencana longsor di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna masih terus dilakukan.
Memasuki hari kedua, tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD beserta para relawan masih terus berupaya sekuat tenaga untuk mencari para korban.
Guna melakukan pencarian lebih terukur, efektif dan efisien tim gabungan yang dipimpin oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi melakukan rapat evaluasi di Kantor Desa Tanjung Setelung pada Selasa (7/3/2023) malam.
Bupati Natuna, Wan Siswandi menyampaikan tim gabungan masih terus melakukan penyelamatan dan pencarian para korban. Sedikitnya sekitar 200 orang personel dikerahkan.
“Dari segi personel saya rasa sudah cukup tinggal bagaimana besok kita memaksimalkan pencarian agar lebih efektif dan efisien, nanti bagaimana juknisnya akan disampaikan oleh Kapolres,” ujarnya.

Selain itu, Wan Siswandi juga menyampaikan rapat evaluasi juga dimaksudkan untuk menentukan data para korban.
“Saya minta untuk data ini kita satu pintu, jangan terpecah-pecah sehingga data menjadi tidak akurat, Hal ini tentunya akan membuat kisruh di tengah-tengah masyarakat,” pintanya.
Untuk korban sendiri, Wan Siswandi menyampaikan sebanyak 43 orang korban masih belum di temukan.
Sementara Kapolres Natuna, AKBP Nanang Budi Santosa S.I.K menyampaikan upaya maksimal akan terus dilakukan oleh tim gabungan dalam mencari para korban.
“Segala upaya akan terus kami lakukan, untuk itu saya harap doa dari seluruh masyarakat agar seluruh korban dapat segera di temukan,” ucapnya
Dalam Rapat ini juga di hadiri oleh Wakil Bupati Natuna, Kakansar Natuna, Kalaksa BPBD Natuna, Anggota DPRD Natuna, Pimpinan OPD dan para relawan.(dod)









