Gurindam 12 Masuk Kurikulum Sekolah

Avatar photo

Batam: Suryani Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 2 kembali mengingatkan bila pasangan Isdianto-Suryani memiliki visi terwujudnya Provinsi Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu yang maju, gemilang, relijius, dan unggul di bidang maritim.

Ia mengatakan, budaya Melayu harus menjadi identitas bagi setiap warga yang tinggal di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

BACA JUGA:  Batam Percepat Digitalisasi Pembayaran Pajak dan Retribusi untuk Tingkatkan PAD

Hal itu disampaikan Suryani saat kampanye di Tanjunguma, Lubukbaja, Kota Batam, Sabtu (21/11/2020).

“Nilai budaya Melayu harus terinternalisasi dalam masing-masing individu yang hidup di Kepri,” sebut Suryani.

Lalu bagaimana dengan keberadaan budaya-budaya lain yang juga ada di Kepri?

“Budaya Melayu yang menjadi payung bagi budaya lainnya yang ada di Kepri,” sambung politisi empat periode di DPRD Kepri ini.

BACA JUGA:  Warga Laguna Tahap 2 Curhat ke Taba Iskandar saat Reses, Air Sering Mati dan Jalan Becek

“Saya menginginkan, Gurindam Dua Belas dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah,” ucap Suryani lagi.

Cawagub Kepri nomor urut 2 ini menaruh harapan agar anak-anak Kepri tidak kehilangan budayanya sendiri. Penanaman ilai-nilai budaya Melayu juga dapat menjadi pencegah sifat korup.

“Penerapan nilai-nilai budaya Melayu bisa menjadi salah satu cara pencegahan korupsi,” tutup Suryani. (***)

BACA JUGA:  Rayakan HUT ke-80 TNI AU, Lanud RSA Perkuat Soliditas Lewat Lomba Mancing