Ascott Indonesia Tanam 2.100 Bibit Mangrove, Batam Jadi Bagian Aksi Konservasi Nasional

Avatar photo
Memperingati Hari Mangrove Sedunia, Ascott Indonesia menanam 2.100 bibit mangrove di Jakarta dan Batam sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan melalui program keberlanjutan Ascott CARES.

AriraNews.com, Batam – Memperingati Hari Mangrove Sedunia, Ascott Indonesia menanam 2.100 bibit mangrove di Jakarta dan Batam sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan melalui program keberlanjutan Ascott CARES. Kegiatan ini melibatkan komunitas, mitra, dan perwakilan berbagai properti Ascott untuk memperkuat upaya konservasi ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.

Di Batam, kegiatan dipusatkan di kawasan Mangrove Ecotourism Pandang Tak Jemu, Kampung Tua Bakau Serip, Nongsa. Sebanyak 100 bibit mangrove ditanam dengan dukungan pembiayaan perawatan selama satu tahun guna memastikan keberlangsungan pertumbuhannya. Aksi ini diikuti oleh 50 perwakilan Ascott area Batam dari berbagai properti, yakni Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam, Fox Hotel Nagoya Batam, Harris Resort Waterfront Batam, Harris Hotel Batam Center, Harris Resort Barelang Batam, Harris Hotel Nagoya Batam, dan Yello Hotel Harbor Bay Batam.

Selain penanaman mangrove, peserta juga mengikuti kegiatan pembersihan kawasan pesisir (coastal clean-up) dan edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem mangrove sebagai benteng alami pantai, habitat biota laut, serta penyerap karbon biru yang berperan dalam mitigasi perubahan iklim.

BACA JUGA:  Li Claudia Dengar Aspirasi Masyarakat Rempang - Galang: Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Berorientasi Pengembangan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan dibuka oleh Ketua Pokdarwis Kota Batam sekaligus pegiat lingkungan, Gari Dafit Semet. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelestarian hutan mangrove yang memiliki fungsi strategis bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.

Program konservasi di Batam diharapkan menjadi agenda Corporate Social Responsibility (CSR) tahunan dengan penambahan bibit baru setiap tahun. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Ascott area Batam dalam mendukung konservasi lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat lokal.

BACA JUGA:  Pemko Batam Gelar Pawai Pembangunan 9 Agustus 2026 dalam Rangka HUT RI Ke-81

Sementara itu, di Jakarta, Ascott Indonesia bersama sejumlah properti Somerset dan Pop! Hotels bekerja sama dengan Mangrove Jakarta menggelar kegiatan konservasi di Pulau Tidung Kecil. Sebanyak 2.000 bibit mangrove ditanam sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian ekosistem pesisir.

Rangkaian kegiatan di Jakarta diawali dengan edukasi mengenai proses pembibitan dan persiapan bibit mangrove, dilanjutkan dengan penanaman, pemantauan pertumbuhan mangrove yang telah ditanam pada kegiatan sebelumnya, serta aksi bersih pantai. Kegiatan ini menegaskan bahwa upaya konservasi tidak berhenti pada penanaman, tetapi juga mencakup perawatan dan pemantauan secara berkelanjutan.

Director of Operations Excellence & Sustainability Ascott Indonesia, Reza Dranie, mengatakan ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir Indonesia dan menjaga keanekaragaman hayati sehingga pelestariannya menjadi tanggung jawab bersama.

BACA JUGA:  FJP Kepri Kecam Serangan Pada Wartawan Saat Meliput di PN Batam

“Melalui peringatan Hari Mangrove Sedunia ini, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar kegiatan penanaman mangrove. Kami berharap rekan-rekan properti dan mitra dapat memahami lebih dalam pentingnya konservasi mangrove sekaligus berkontribusi secara langsung terhadap dampak jangka panjang yang ingin kita ciptakan. Sebagai bagian dari Ascott CARES, kami akan terus menghadirkan berbagai inisiatif keberlanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan maupun masyarakat,” ujar Reza.

Kegiatan Hari Mangrove Sedunia ini merupakan bagian dari Ascott CARES, program keberlanjutan global The Ascott Limited yang berlandaskan lima pilar, yaitu Respect, Alliance, Community, Environment, dan Supply Chain. Program tersebut menjadi implementasi komitmen perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai inisiatif yang memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. (emr)