DBG Technology Pilih Batam sebagai Basis Ekspansi Manufaktur Asia Tenggara

Avatar photo
Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis (dua dari kiri), meresmikan fasilitas produksi PT DBG Technology Indonesia di Panbil Industrial Estate, Senin (20/7/2026).

AriraNews.com, BATAM – DBG Technology Co., Ltd. memilih Batam sebagai basis pengembangan manufakturnya di Asia Tenggara dengan meresmikan fasilitas produksi PT DBG Technology Indonesia di Panbil Industrial Estate, Senin (20/7/2026). Keputusan tersebut dinilai sebagai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat jaringan manufaktur global sekaligus mendekatkan layanan kepada pasar regional.

Chief Operating Officer DBG Technology Co., Ltd., Zhi Biao Su, mengatakan investasi di Batam merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat kapasitas produksi global.

“Pembukaan fasilitas ini bukan akhir dari sebuah proses, tetapi awal dari babak baru. Kami ingin mengembangkan DBG Indonesia menjadi salah satu pusat manufaktur utama di Asia Tenggara,” ujar Su.

BACA JUGA:  Batam Pacu KEK Tanjung Sauh, BP Batam, Panbil Group dan PLN Batam Satukan Langkah Percepat Investasi

Fasilitas PT DBG Technology Indonesia akan memproduksi perangkat dan modul elektronik untuk berbagai sektor, mulai dari sistem kendali industri, elektronik otomotif, bangunan pintar, hingga teknologi kendaraan cerdas.

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menyambut keputusan DBG Technology memilih Batam sebagai lokasi investasinya. Menurutnya, perusahaan tidak sekadar membangun pabrik, tetapi juga menjadikan Batam sebagai mitra dalam pengembangan bisnis jangka panjang.

“DBG tidak hanya memilih lokasi untuk membangun pabrik. DBG telah memilih Batam sebagai partner for growth—mitra untuk bertumbuh, berekspansi, dan terhubung dengan pasar global,” kata Fary.

BACA JUGA:  Fary Francis Gaungkan Gerakan Kebangkitan Sepak Bola Batam Lewat Batam Prime International Football Festival 2026

Ia menjelaskan, Batam saat ini menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian pemerintah pusat untuk terus diperkuat sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional. Dukungan tersebut, kata dia, memberikan kepastian dan pengawalan terhadap iklim investasi di Batam.

Untuk mendukung investor, BP Batam berkomitmen memberikan layanan investasi selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu melalui platform digital Invest in Batam maupun komunikasi langsung dengan pimpinan BP Batam.

“Investor tidak boleh menunggu pemerintah. Pemerintahlah yang harus bergerak cepat mengikuti kebutuhan investor. Ketika investor menghadapi kendala, BP Batam harus hadir, merespons, dan memastikan ada jalan keluar,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025 di Komisi VI DPR: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10

Fary menambahkan, komitmen tersebut dirangkum dalam prinsip pelayanan BP Batam kepada investor.

“Komitmen kami jelas: You invest, we support. You grow, Batam grows with you. Di Batam, investor tidak berjalan sendiri,” ujarnya.

BP Batam berharap kehadiran PT DBG Technology Indonesia dapat mendorong perluasan kapasitas produksi perusahaan, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta memperkuat posisi Batam sebagai salah satu simpul penting dalam jaringan manufaktur global DBG Technology. (ap/emr)