Natuna  

Bupati Natuna Hadiri Kemeriahan Grebek Tumpeng di Desa Tapau

Avatar photo
Wan Siswandi mendapat kalungan bunga dan Blangkon (tutup kepala khas Jawa) sebagai bentuk penghormatan warga Bunguran Tengah atas kehadirannya dalam tradisi Grebeg Tumpeng dalam memeriahkan 1 Suro.

AriraNews.com, Natuna – Bupati Natuna, Wan Siswandi hadir dalam perayaan 1 Suro (1 Muharram) yang dirayakan oleh Kecamatan Bunguran Tengah dengan Sedekah Bumi Grebek Tumpeng, Rabu (19/7) di Desa Tapau.

Dalam kegiatan tersebut, Wan Siswandi mendapat kalungan bunga dan Blangkon (tutup kepala khas Jawa) sebagai bentuk penghormatan warga Bunguran Tengah yang mayoritas dari suku Jawa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tapau Sudionoe mengatakan, kegiatan Sedekah Bumi Grebek Tumpeng ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta yang telah memberikan rezeki kepada masyarakat Desa Tapau dan Kecamatan Bunguran Tengah dari hasil bumi selama ini.

BACA JUGA:  Aspirasi Nelayan Menguat, Marzuki Usulkan Penambahan BBM Subsidi

“Dan kegiatan ini merupakan kegiatan turun-temurun yang dilaksanakan setiap tahun dan merupakan tradisi dari kami warga Bunguran Tengah,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Natuna Wan Siswandi sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena hal ini merupakan bentuk kegiatan yang positif dari bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberi oleh Allah SWT.

“Tapi yang terpenting adalah, syukur nikmat atas kesehatan yang diberi oleh Allah SWT, termasuk hujan inipun juga nikmat dari-Nya,” ucapnya.

BACA JUGA:  Rayakan HUT ke-80 TNI AU, Lanud RSA Perkuat Soliditas Lewat Lomba Mancing

Wan Siswandi juga mengatakan, bahwa dirinya mengerti betul permasalahan yang terjadi di Bunguran Tengah, yaitu permasalahan air bersih dan masalah status tanah milik warga yang kini telah diselesaikan saat ia menjadi Kepala Daerah.

Ia mengatakan, terkait air bersih dirinya tengah mengupayakan pipa PDAM dapat mengalir ke wilayah Bunguran Tengah setelah pembangunan Embung Sebayar selesai dibangun.

“Kalau soal status tanah, saya bersama Kadisnakertrans bertemu Pak Menteri dan Wakil Menteri terkait tanah transmigrasi. Tanah yang telah dibebaskan sebesar 5.190 hektar  untuk wilayah Bunguran Tengah Ini. Insyaallah di Batubi lahan sekitar 600 hektar dalam proses pembebasan atau pengukuran dan pembayaran pajak. Jadi mudah-mudahan persoalan tanah transmigrasi ini akan selesai,” kata Wan Siswandi.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kesiapan Operasi, Lanud RSA Natuna Kirim Personel Ikuti Latihan di Pekanbaru

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua II DPRD Natuna, Jarmin Sidik, Anggota DPRD, Eri Marka, beberapa Kepala OPD Pemkab Natuna, perwakilan Forkompinda Natuna serta Camat Bunguran Tengah dan para kepala desa.(dod)