Wagub Marlin Sebut Kuliner Kepri Miliki Potensi Besar Tingkatkan Ekonomi

Avatar photo
MASAKAN CINTA: Wagub Marlin ikut memasak di sela membuka pelatihan Tata Boga Karimun, di Restorant Gembira, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Sabtu (17/6/2023).

AriraNews.com, Karimun – Kuliner Kepulauan Riau, memang memiliki ciri khas tersendiri dan banyak disukai masyarakat Nusantara bahkan hingga mancanegara.

Inilah yang selama ini terus digali Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Hj Marlin Agustina. Salah satunya melalui pelatihan Tata Boga Karimun, di Restorant Gembira, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Sabtu (17/6/2023).

Dalam sambutannya Wagub Marlin menjelaskan, tujuan pelatihan Tata Boga ini untuk meningkatkan dan menghidupkan perekonomian masyarakat, melalui produk makanan khas daerah.

BACA JUGA:  Lokakarya PKS Bahas Potensi Karimun, Ansar Tegaskan Posisi Strategis Kepri di Kawasan Utara

“Khususnya bagi generasi muda, agar mampu mengembangkan potensi kuliner yang bisa menjadi peluang bisnis. Sehingga produk tersebut akan terkenal baik di dalam dan di luar negeri,” jelasnya.

Selain itu, kunjungan kerja tersebut terkait program pemberdayaan perempuan Provinsi Kepri, khususnya menggali potensi di beberapa daerah Kabupaten/Kota.

Tujuannya membangkitkan ekonomi keluarga baik itu ibu-ibu maupun kaum perempuan pada umumnya. Khususnya di bidang ekonomi.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Sebut Karimun Siap Menjadi Andalan Ekonomi Kepulauan Riau

“Di Tanjungbatu, Kundur ini yang terkenal adalah lakse, lendot. Jadi ibu-ibu perlu besyukur, karena sudah ada yang bisa di promosikan,” ujar Marlin.

Adanya makan makanan tradisional ini, harap Ketua TP-PKK Kota Batam ini, agar anak-anak melinial mengenali makanan khas yang ada jika dulu dianggap biasa-biasa saja.

“Tapi sekarang sudah luar biasa, dan ke depan semoga ini bisa memberikan kotribusi, mengangkat ekonomi terutama ekonomi keluarga. Memang ini kelihatannya kecil, tapi jika kita konsisten insyaalah akan membiahkan hasil yang baik,” tuturnya.(ski/emr)

BACA JUGA:  Gubernur Ansar: Konektivitas Jadi Kunci Karimun Tumbuh Sebagai Kawasan Ekonomi Strategis