Antisipasi Masuknya Varian Delta, Gugus Tugas Covid-19 Batam Tingkatkan Koordinasi

Avatar photo

Ariranews.com, Batam: Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengaku sudah mendengar adanya varian baru Covid-19, Delta ditemukan di Indonesia.

Merespon hal tersebut, kata Amsakar, Tim Gugus Covid-19 Daerah sudah melakukan koordinasi. Ia pun berharap jangan sampai varian tersebut tak masuk ke Batam.

“Intinya kami selalu berkoordinasi, bersama Pak Kapolres, Pak Dandim, dan pihak terkait lainnya selalu berkoordinasi. Tadi pagi aja, saya terlponan dengan Pak Kapolres,” kata Amsakar, ditemui usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Kota Batam, Jumat (18/6/2021) siang.

BACA JUGA:  Lantik Pengurus FPK 2025-2030, Bupati Iskandarsyah Tekankan Harmoni Jadi Kunci Investasi Karimun

Selama ini kata Amsakar, antisipasi masuknya varian baru Covid-19 sudah dilakukan, terutama di pintu masuk ke datangan dari luar negeri. Seperti melakukan karantina bagi yang datang dan uji Swab.

“Sejauh ini, PMI yang datang ke Batam kita terapkan tidak bisa leluasa kemana-mana. Dan harus menjalani karantina terlebih dahulu sebelum akhirnya dinyatakan negatif,” terangnya.

BACA JUGA:  PKP Expo Hadirkan Promo "BBM" di Grand Batam Mall, Dapatkan Harga dan Lokasi Properti Terbaik di Batam

Sebagaimana diketahui, bukan hanya di tempat asalnya di India, virus corona varian Delta mulai merepotkan banyak negara, termasuk Indonesia.

Varian Delta dikabarkan telah menyebar di Kudus, Jawa Tengah, dan mendominasi penularan virus corona di daerah itu. Bukan hanya di Kudus, kasus Covid-19 dengan varian Delta juga ditemukan di sejumlah daerah lainnya.

BACA JUGA:  Buruh Batam Rayakan May Day 2026 dengan Aksi Nyata dan Pesan Persatuan

Temuan varian Delta ini terkonfirmasi berdasarkan hasil penelitian whole genome sequencing (WGS) yang dilakukan oleh tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM).(emr)