Ratusan Pesepeda Luar Negeri Ramaikan Jamselinas Batam

Avatar photo
Edo Nofendra, Koordinator Pendaftaran Panitia Jamselinas Batam mengatakan ratusan pesepeda dari luar negeri akan meramaikan Jamselinas Batam.

AriraNews.com, Batam – Sekitar dua ratus pesepeda dari luar negeri ikut menyemarakkan Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) XII Batam. Sebagian besar dari Singapura dan Malaysia. Beberapa lainnya dari Thailand, Filipina dan satu peserta dengan nomor Australia.

“Malaysia dan Singapura masih yang terbanyak. Lebih dari seratus orang. Sementara dari Filipina, Thailand dan satu nomor Australia juga terdata mendaftar,” kata Edo Nofendra, Koordinator Pendaftaran Panitia Jamselinas Batam, di Sekretariat Panitia, Batam Centre, Kota Batam, Rabu (12/9).

BACA JUGA:  Penuh Syukur, Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing di Idul Adha 2026

Jamselinas XII Batam rencananya akan diselenggarakan pada 10-12 November nanti. Berbagai rangkaian sudah disiapkan panitia, yang mendapat dukungan penuh dari Pemko Batam dan BP Batam. Puncaknya, gowes bersama ribuan pesepeda itu akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 11 November.

Mereka akan bergerak dari Dataran Engku Putri, menuju wilayah Nongsa, tepatnya Nuvasa Bay. Ribuan pesepeda itu, akan melewati infrastruktur jalan yang baru selesai dibangun oleh BP Batam dan Pemko Batam di bawah kepemimpinan H Muhammad Rudi.

BACA JUGA:  Wagub Nyanyang Buka Training Center Kejurnas Junior Panahan 2026 di Batam, Perkuat Pembinaan Atlet Muda

“Antusias peserta cukup tinggi untuk menikmati Batam sebagai Kota Baru,” kata Edo.

Di Sekretariat Panitia, Edo tampak merapikan data ribuan peserta yang sudah mendaftar. Selain memetakan peserta dari luar negeri, peserta per wilayah juga ikut dikelompokkan sebagai database panitia, seperti dari Papua, Sulawesi, Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali dan wilayah lainnya.

BACA JUGA:  Danlanud Hang Nadim Letkol Pnb Lessy: Media Perpanjang Mata dan Telinga Kami

Menurut Edo, Jamselinas memang mengusung semangat silaturahmi sejak event pertama di Jakarta pada Oktober 2011. Karena itu, kemasan silaturahmi dibuat agar para pesepeda bisa berinteraksi dan menambah persaudaraan.

“Semangat kita memang mengajak berkayuh bersama untuk menambah persaudaraan. Saudara kita akan semakin banyak setelah iven ini,” kata Edo.

Tak heran kalau event ini selalu disebut sebagai Hari Rayanya pesepeda lipat. Mereka berkumpul, bersilaturahmi dan menambah persaudaraan.(emr)