Batam  

Perluas Program Makan Bergizi Gratis, SPPG Tiban #01 Hadir untuk Ibu dan Anak di Batam

Avatar photo
Memperluas penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah kembali meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Patam Lestari Tiban #01, Sabtu (8/11/2025) di Tiban 1 Blok C Nomor 143 dan Nomor 153, Tiban, Batam.

AriraNews.com, Batam – Memperluas penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah kembali meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Patam Lestari Tiban #01, Sabtu (8/11/2025) di Tiban 1 Blok C Nomor 143 dan Nomor 153, Tiban, Batam.

Peresmian dilakukan oleh Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kota Batam, Yusal. Turut hadir Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Batam Meldasari, Kepala SPPG Batam, Lisboa Saputra Harianja, Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Hendrik dan Ketua Yayasan Dewi Setya Kasih, Diana Marthina Chalim, S.Si.

Ketua Yayasan Dewi Setya Kasih, Diana Marthina Chalim, S.Si, selaku mitra pelaksana SPPG Tiban #01, menuturkan penerima manfaat makanan bergizi gratis nantinya mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA.

BACA JUGA:   Rudi Beri Motivasi Relawan dan Tim Pemenangan Randi, Asnah dan Kamaruddin: Fokus, Tak Usah Menjelek-jelekkan Orang

“Untuk tahap pertama kita melayani sekitar 1.000 penerima manfaat, termasuk tiga posyandu di wilayah Patam Lestari. Ke depan, target kami bisa mencapai 3.000 penerima manfaat, karena kami sudah memiliki sertifikat uji kompetensi BNSP untuk bidang tata boga,” kata Diana.



Dia mengatakan pihaknya akan menjaga kualitas bahan pangan sesuai standar.

“Sayur dan bahan yang digunakan harus premium dan segar, bukan hasil sortiran pasar atau produk sisa. Komitmen ini sudah menjadi kesepakatan sejak awal. Karena semua ini bermula dari hati untuk kebahagiaan anak-anak kita,” tambahnya.

Diana juga mengingatkan para relawan dan pengelola dapur agar tidak mengurangi kandungan gizi dari makanan yang disalurkan. Jika ditemukan penyimpangan, ia siap melakukan evaluasi langsung.

BACA JUGA:   RDP dengan Warga RW 22 Bengkong Sadai, Nuryanto Minta BP Batam Permudah Pembayaran UWTO

“Kalau di belakang ada permainan, laporkan ke saya. Saya akan sidak dan bila terbukti, saya sendiri yang akan melaporkannya ke BGN untuk ditutup,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala SPPG Batam, Lisboa Saputra Harianja, menyampaikan bahwa dapur Tiban #01 akan beroperasi penuh sesuai petunjuk teknis dari BGN dengan 47 orang petugas.

“BGN menyiapkan dana untuk operasional sesuai standar juknis. Kami menekankan tiga hal: kualitas, kuantitas, dan kebersihan. Proses memasak dimulai sejak pukul dua pagi dan semua tahapan berlangsung hingga pagi,” jelasnya.

Lisboa menambahkan bahwa dapur beroperasi 24 jam, termasuk untuk persiapan bahan, proses masak, dan pendistribusian makanan ke penerima manfaat.

Anggota DPRD Kota Batam, Hendrik mengatakan bahwa dewan akan ikut mengawasi pelaksanaan program MBG agar tetap sesuai dengan tujuan utama Presiden Prabowo Subianto. Yakni memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan makanan bergizi yang layak.

BACA JUGA:   Tingkatkan Layanan, BP Batam Lakukan Penyesuaian Tarif Bongkar Muat Peti Kemas dan Pass Penumpang Internasional

“Kami dari DPRD tidak ingin ada permainan di dapur MBG. Sudah ada beberapa dapur di Batam yang dievaluasi dan bahkan ditutup sementara karena tidak memenuhi standar,” kata Hendrik.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan limbah dan kebersihan dapur yang harus diawasi oleh Dinas Kesehatan.

“Saya akan memantau, minimal seminggu sekali, karena memasak untuk 3.000 anak itu tidak mudah. Jangan sampai makanan basi atau disajikan tidak layak,” ujarnya.

Dengan beroperasinya dapur SPPG Tiban #01, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat luas di Kota Batam. (ara)