Warga Sambau Antusias Sambut Reses Taba Iskandar, Datang Bawa Bukti Bukan Janji

Avatar photo
Anggota DPRD Kepulauan Riau, H. Taba Iskandar, SH, MH, MSi, menggelar kegiatan reses di RW 04 Kavling Sambau, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Selasa (28/4/2026) malam. Kehadiran Anggota Fraksi Golkar DPRD Kepri, tersebut disambut antusias ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.

AriraNews.com, Batam – Anggota DPRD Kepulauan Riau, H. Taba Iskandar, SH, MH, MSi, menggelar kegiatan reses di RW 04 Kavling Sambau, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepri, Selasa (28/4/2026) malam.

Kehadiran Anggota Fraksi Golkar DPRD Kepri, tersebut disambut antusias ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan. Reses tersebut turut dihadiri Sekretaris DPRD Kepri, Ika Hasillah, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Anggota DPRD Kepri, Taba Iskandar memberikan sambutan.

Ketua RW 04, Andi Ahmad, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Taba sekaligus menyampaikan terima kasih masyarakat. Pasalnya, Taba merealisasikan janji reses, tak hanya omon-omon. Ia mencontohkan pembangunan atap fasilitas umum (fasum) yang sebelumnya telah diperjuangkan melalui reses.

“Sudah ditunggu hampir 20 tahun. Setelah Pak Taba datang pada reses tahun sebelumnya, langsung ada hasil, fasum kami diatap,” ujarnya, disambut tepuk tangan yang meriah dari masyarakat.

BACA JUGA:  Taba Iskandar Reses di Batu Besar, Warga Minta Solusi Banjir Limpahan Bandara hingga Minimnya Lampu Jalan

Bahkan warga kemudian menimpali. “Taba reses bukan membawa janji tapi bukti,” ujar warga lainnya.

Berbagai persoalan disampaikan warga dalam dialog. Ahmad Safi’i mewakili warga menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya pengadaan lampu jalan, jalan rusak, serta harapan agar harga bahan pokok lebih terjangkau.

Fasum di RW 04 Kavling Sambau yang sudah di atap dari hasil reses Taba Iskandar.

Selain itu, warga juga mengeluhkan kondisi jembatan di jalan umum yang rusak dan berulang kali diperbaiki namun kembali mengalami kerusakan. Saat ini, jembatan tersebut menggunakan material bekas yang dinilai membahayakan pengendara. Persoalan lain yang mencuat adalah biaya pemasangan tiang listrik baru yang harus ditanggung warga, serta kebutuhan pembangunan pos siskamling guna mendukung kegiatan ronda malam.

Dalam kesempatan itu, Taba menjelaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam reses akan dibahas dalam sidang paripurna DPRD berdasarkan daerah pemilihan (dapil). Ia menegaskan, tindak lanjut aspirasi akan disesuaikan dengan kewenangan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Kalau menyangkut Kota Batam, tentu akan diteruskan ke pemerintah kota. Semua aspirasi akan ditindaklanjuti sesuai tingkat pengambil kebijakan,” katanya.

BACA JUGA:  Kembangkan Pariwisata, Tanjungpinang dan Bintan Harus Kolaborasi dengan Batam

Taba juga memaparkan hasil reses di lokasi lain, termasuk permasalahan warga Teluk Bakau, Kabil, yang direlokasi karena terdampak pengembangan kawasan.

Taba mengapresiasi kekompakan masyarakat Sambau dan mengingatkan pentingnya memilih wakil rakyat berdasarkan hati nurani, bukan karena praktik politik uang.

“Harus kompak dan bersatu. Jangan tergoda money politics atau serangan fajar karena itu merusak demokrasi,” tegasnya.

Sejumlah tokoh masyarakat Sambau hadir dalam reses Taba Iskandar.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Taba menegaskan komitmennya bersama Partai Golkar untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat di daerah pemilihannya. Ia menyebutkan sejumlah isu seperti ketahanan pangan, perbaikan infrastruktur, hingga akses pendidikan akan menjadi perhatian.

Terkait akses jalan menuju SMK Negeri 10 dan SMP Negeri 26 yang belum memadai, Taba memastikan akan menyampaikannya kepada instansi terkait. Sementara untuk persoalan jembatan rusak, ia berjanji akan melakukan peninjauan langsung. “Semua aspirasi akan kita input dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) agar bisa ditindaklanjuti,” jelasnya.

BACA JUGA:  Sentuhan Bougenville, Li Claudia Targetkan Wajah Batam Lebih Estetik ala Jepang

Dalam reses tersebut, Taba turut menyampaikan salam dari Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam Li Claudia kepada masyarakat Sambau, yang saat reses menelpon dirinya. Dari balik handphone Taba, Li Claudia kemudian menyapa masyarakat langsung.

“Masalah jalan ke sekolah akan saya sampaikan langsung pada Buk Li, mana tau langsung ditanggapi,” ujar Taba.

Mengakhiri kegiatan, Taba kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan membela kepentingan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan politik agar masyarakat semakin cerdas dalam memilih pemimpin dan tidak mudah terpengaruh praktik politik uang. (emr)