AriraNews.com, Batam – Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Batam menggelar rapat bulanan di Ruko Alexandria Blok B8 No.61, Taman Baloi, Batam Center, Jum’at (7/11/2025).
Berbagai topik dibahas. Mulai dari rencana peletakan baru pertama Wakaf Rumah Qur’an BWI Batam, pendirian Lembaga Kenazhiran BWI Batam, hingga penguatan kelembagaan BWI Batam sendiri.
Ketua BWI Kota Batam, H. Buralimar mengatakan rencana peletakan batu pertama Wakaf Rumah Qur’an BWI Batam diundur ke 22 November 2025. Rencana akan dihadiri langsung oleh Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam.
Kemudian untuk memperkuat legalitas pengelolaan wakaf, juga akan dibentuk Lembaga Kenazhiran, dan hal tersebut sudah dilaporkan ke BWI Pusat.
“Ada ratusan nazhir di Kota Batam yang nanti secara berangsur akan kita berikan berikan pelatihan dan sertifikasi. Nazhir dapat berupa perorangan, organisasi dan badan hukum, yang nantinya diangkat dan diberhentikan menjadi wewenang BWI,” kata Buralimar.
Selanjutnya, untuk menjaga kepercayaan publik dan menjunjung transparansi BWI Batam akan mempublikasikan laporan keuangan setiap 3–6 bulan.
BWI Batam juga akan terus bekerja sama dengan MUI, Baznas, PMB, BMQG, IPIM, DMI, dan BKMT serta lembaga ormas lainnya untuk pengumpulan wakaf.
Dalam rapat juga dibahas penyusunan program kerja November–Desember 2025, RKAT 2026, dan Renstra 2025–2028, serta rencana pindah kantor ke Masjid Agung Engku Putri Hamidah Batam , pada 1 Desember 2025. (ara)







