Irwasum Polri Beri Pembekalan Pada Siswa Sespimmen Dikreg ke-62, Ini Pesan yang Disampaikan

Avatar photo
Irwasum Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto saat memberikan pembekalan pada Serdik Sespimmen Dikreg ke-62, Serdik Sespimma Dikreg ke-68 dan Serdik Sespimti Dikreg ke-31.

AriraNews.com, Lembang – Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto mengunjungi Gedung Sespimmen Polri, Jl. Maribaya Nomor 53 Kayu Ambon, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (5/9/2022).

Kehadiran orang nomor tiga di tubuh polri ini dalam rangka memberikan pembekalan yang diikuti Serdik Juleigtin Siahaan bersama rekan Serdik Sespimmen Dikreg ke-62, Serdik Sespimma Dikreg ke-68 dan Serdik Sespimti Dikreg ke-31.

Pembekalan yang disampaikan jendral bintang tiga tersebut bertajuk ‘Strategi Irwasum Polri dalam pengawasan melekat pimpinan guna mewujudkan Polri yang presisi’.

BACA JUGA:  Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Kuliah Sambil Kerja
Serdik Sespimmen Dikreg ke-62, Serdik Sespimma Dikreg ke-68 dan Serdik Sespimti Dikreg ke-31.

Disampaikan, kinerja dan kontribusi positif polri masih sering dirusak oleh pelaku oknum anggota yang tidak sesuai dengan aturan dan perintah pimpinan.

Untuk itu, Waskat yang sudah diatur dalam Perkap (Nomor 2, tahun 2022, 26 Maret 2022) harus diterapkan secara konsisten. Hal ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan yang ada khususnya terkait citra Polri yang sedang diuji.

BACA JUGA:  Ascott Indonesia Tanam 2.100 Bibit Mangrove, Batam Jadi Bagian Aksi Konservasi Nasional

Untuk itu, Irwasum menyampaikan penekanan diantaranya, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang maha esa. Meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan diri agar profesional.

Poin ketiga, Komjen Pol Agung Budi Maryoto menekankan agar jadilah pemimpin yang mampu memberi contoh dan suritauladan bagi anggota dan sebagai pemimpin harus berintegritas, berpikir startegis, prediktif, kreatif dan inovatif.

BACA JUGA:  Telkom Raih Lestari Award 2026 Berkat Program Pengembangan Talenta Pemimpin Digital

Ke lima, sebagai pemimpin harus mampu bekerjasama dan bersinergi dengan stakeholder lainnya. Ketika menjadi pemimpin kesatuan agar tingkatkan peran pengawasan kepada anggota dan keluarganya sampai dengan permasalahan mikro.

Terakhir, Irwasum berpesan agar menjaga etika di tengah masyarakat maupun di media sosial serta tidak bergaya hidup mewah (hedonisme).(*/ara)