Headline

Video Dugem Viral, Jabatan Kasat Narkoba ‘Lagi Tinggi’ Dicopot

Ariranews.com, Sumut: Usai video dugemnya viral dan diselidiki Polda Sumatra Utara, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin langsung mencopot AKP DS dari jabatan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar.

“Terima kasih, hari ini yang bersangkutan (AKP DS) sudah kita copot dari jabatannya,” kata Martuani, kepada wartawan, Jumat (5/2).

Dikutip dari CNN Indonesia, Martuani menyebutkan DS juga masih menjalani pemeriksaan di Propam Polda Sumut.

“Yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan di Bid Propam Polda Sumut,” paparnya.

Diketahui, video yang memperlihatkan seorang pria tengah berjoget-joget di tempat hiburan malam viral di media sosial, Jumat (5/2/2021). Belakangan diketahui bahwa pria tersebut Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar, AKP DS.

Video berdurasi 1 menit 15 detik itu diunggah di akun YouTube David Sinaga dengan judul Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar lagi tinggi.

Dalam video, pengunggah menuliskan: “Lihatlah tingkah laku seorang Kasat Narkoba Polres Siantar yang sedang ketinggian di salah satu tempat hiburan malam. Seharusnya melenyapkan narkoba, ternyata…”

Video tersebut menunjukkan DS memakai kaos hitam bercelana pendek dengan rambut dikucir tengah asyik berjoget diiringi musik. Pria yang disebut-sebut AKP DS itu juga mengangkat tangannya tepat di samping DJ.

Kemudian pria yang mengenakan masker putih itu mengangkat kursi dan naik ke atas meja sambil berjoget kembali. Setelah itu dia turun dari meja berjalan sempoyongan menuju pintu keluar. Dia kembali berjoget sambil memegang meja bartender.

Di video itu juga tampak sejumlah orang yang menemani AKP DS berjoget. Lokasi tempat hiburan malam itu diduga di Pematang Siantar. Namun belum diketahui kapan video tersebut dibuat.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi pun menyebut kasus itu sudah diproses.

“Dugaan kuat memang dia (Kasat Narkoba). Saya juga kurang tahu waktunya kapan, yang pasti ini tetap diproses dan Kapolda perintah tindak tegas,” ucap Hadi.(emr)

sumber: CNN Indonesia
foto: istimewa/jpnn

Redaksi

Recent Posts

Peringati Hari Kartini, Srikandi SAR Natuna Edukasi Pelajar soal Keselamatan

Ariranews.com, Natuna – Memperingati Hari Kartini Tahun 2026, Srikandi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna…

2 jam ago

Rayakan HUT ke-80 TNI AU, Lanud RSA Perkuat Soliditas Lewat Lomba Mancing

Ariranews.com, Natuna – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara, Pangkalan…

7 jam ago

Aspirasi Nelayan Menguat, Marzuki Usulkan Penambahan BBM Subsidi

Ariranews.com, Natuna – Aspirasi nelayan di wilayah perbatasan kian menguat terkait keterbatasan bahan bakar minyak…

8 jam ago

Warga RW 13 Pancur Baru Harap Perbaikan Jalan dan Drainase Saat Reses, Taba Iskandar Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

AriraNews.com, Batam - Ratusan warga RW 13 Pancur Baru, Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sei Beduk, Kota…

17 jam ago

Pengesahan Ranperda LAM Batam Tunggu Fasilitasi Gubernur Kepri

AriraNews.com, Batam - Upaya pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) di…

1 hari ago

Li Claudia Minta Sinkronisasi Data Kependudukan Dioptimalkan

AriraNews.com, BATAM - Pemerintah Kota Batam terus mengakselerasi pembenahan data kependudukan sebagai fondasi utama dalam…

1 hari ago