Rasakan Batam Bagai Rumah Sendiri: Influencer Singapura, Kai Emilio Dukung Pendidikan Anak Yatim di Batam

Avatar photo
Kai Emilio bersama istri (kanan) saat berkunjung ke Panti Asuhan Al-Fauzan, Tiban, dan memberikan bantuan.

AriraNews.com, BATAM – Kai Emilio (26), warga negara Singapura, mengatakan  Batam sudah serasa bagaikan rumahnya sendiri. Dia mengaku sangat nyaman setiap kali berkunjung ke Batam. Batam menurutnya sangat bersahabat.

Hal itu juga yang mendorongnya ingin berbagi kebahagiaan, dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Seperti yang dilakukannya beberapa hari belakangan, dengan mengunjungi dan membantu panti asuhan, berbagi di pinggir jalan, membagikan sembako dan bakti sosial lainya.

Seperti, Minggu dan Senin (3-4/8/2025), bersama sang istri tercinta dan rombongan, Kai Emilio yang juga merupakan pegiat media sosial atau Influencer di Singapura, membuktikan hal itu dengan datang langsung ke Batam untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti asuhan.

BACA JUGA:  Peringati Hari Bumi 2026, Amsakar: Jadikan Tanjung Banun yang Sejuk dan Nyaman
Minggu (3/8/2025), bersama sang istri tercinta dan rombongan, Kai Emilio yang juga merupakan pegiat media sosial atau Influencer di Singapura, membuktikan hal itu dengan datang langsung ke Batam untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti asuhan.

Kai mengunjungi Panti Asuhan Al-Fauzan di Kavling Tiban Pajak, Sekupang. Selain berbagi makanan dan sembako, ia juga memberikan dukungan nyata terhadap fasilitas pendidikan anak-anak panti.

“Setelah kami jelaskan program jangka pendek, menengah, dan panjang kepada beliau, Alhamdulillah beliau membantu untuk berkontribusi membangun 2 hingga 3 lokal ruang belajar adik-adik,” ujar Kepala Yayasan Al-Fauzan, Ustazd Asbui.

Yayasan Al-Fauzan sendiri telah berdiri sejak 2018 dan fokus memberikan pelayanan tempat tinggal serta pendidikan kepada anak-anak yatim, piatu, duafa, dan terlantar.

Di lingkungan yayasan juga berdiri SDIT Al-Fauzan yang saat ini memiliki 184 siswa dari kelas 1 hingga 4.

BACA JUGA:  Modus Penggelapan dengan Pura-pura Rental Mobil Jangka Panjang

“Alhamdulillah, dibantu para dermawan, kami bisa menyekolahkan dan menggratiskan anak-anak sampai lulus. Kehadiran beliau menjadi semacam support dan kebanggaan bagi kami. Menambah keyakinan bahwa kita berbuat baik tidak sendiri. Allah atur siapa saja yang akan datang membantu,” kata Ustaz Asbui.

Bagi Kai Emilio, aksi sosial ini bukan sekadar kegiatan dadakan. Ia mengaku berbagi adalah sebuah hal yang sudah biasa dilakukan, berbagi sejak sebelum dikenal di media sosial.

“Berawal dari kenalan teman di Batam, kami ingin berbagi. Ada empat sampai lima panti yang kami datangi. Ini semua dari uang pribadi. Kami cuma ingin berbagi kebahagiaan, silaturahmi, dan berkenalan dengan orang-orang Batam,” ujar Kai Emilio, Senin (4/8), usai kembali mengunjungi Panti Asuhan Al-Fauzan.

BACA JUGA:  Momentum Hari Kartini, Amsakar Angkat Peran Strategis Satpol PP,  Satlinmas dan Damkar

Tak hanya kali ini saja Kai menyatakan niatnya untuk kembali dan membuat program berkelanjutan.

“Kalau ada kesempatan, kami ingin bikin satu planning, macam futsal competition untuk anak-anak di sini,” tambahnya.

Aksi sosial yang dilakukan Kai Emilio menjadi pengingat bahwa kepedulian tak mengenal batas negara. Dengan langkah kecil dan niat tulus, siapa pun bisa menebar kebaikan yang berdampak besar.

Sebagai bagian dari gerakan inspiratif kepada anak muda untuk berbagi ia juga membagikan aktivitasnya di sosial media di tiktok @kaiemilio.fg dan instagram @kaiemilio.fg. (ara)