ASITA Kepri Gelar Ramadan Charity dengan Berbuka Puasa Bersama serta Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Avatar photo
Dewan Pimpinan Daerah ASITA Kepri melalui program ASITA Kepri Ramadhan Charity 2026 menggelar kegiatan berbuka puasa bersama ratusan anak panti asuhan di Batam View Beach Resort, Selasa (3/3/2026).

AriraNews.com, Batam – Dewan Pimpinan Daerah ASITA Kepri melalui program ASITA Kepri Ramadhan Charity 2026 menggelar kegiatan berbuka puasa bersama ratusan anak panti asuhan di Batam View Beach Resort, Selasa (3/3/2026). Kegiatan sosial yang menjadi agenda tahunan ini disebut sebagai pelaksanaan terbesar sepanjang penyelenggaraannya.

Ketua DPD ASITA Kepri, Eva Betty, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian para pelaku usaha perjalanan wisata terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa. Tahun ini, kegiatan tersebut menjadi yang terbesar sejak pertama kali dilaksanakan karena melibatkan ratusan anak dari lima yayasan di Kota Batam.

Ketua DPD ASITA Kepri, Eva Betty.

“Setiap Ramadan kami berupaya hadir dan berbagi kebahagiaan. Tahun ini jumlah anak-anak yang ikut serta lebih banyak dari sebelumnya. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbuat lebih,” ujar Eva dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, kegiatan sosial tersebut dapat terselenggara berkat dukungan para sponsor dan mitra kerja yang selama ini berkolaborasi dengan ASITA Kepri. Saat ini, organisasi tersebut menaungi sekitar 80 pengusaha travel agent di Kepulauan Riau yang berperan aktif dalam mendukung berbagai program, tidak hanya di sektor pariwisata tetapi juga kegiatan sosial kemasyarakatan.


BACA JUGA:   PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp 144 Ribu

Menurut Eva, sebagai pelaku usaha, para anggota ASITA Kepri tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial. Ia menekankan pentingnya semangat saling tolong-menolong di antara anggota dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Suasana kegiatan berbuka puasa bersama ASITA Kepri bersama ratusan anak panti asuhan di Batam View Beach Resort, Selasa (3/3/2026).

“Kami selalu menekankan kepada anggota untuk saling membantu dan berbagi. Rezeki yang diperoleh juga ada hak orang lain di dalamnya,” katanya.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya mengundang yayasan muslim, tetapi juga yayasan non-muslim. Langkah tersebut menjadi simbol toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Batam. Anak-anak yang hadir tampak menikmati suasana, mulai dari sesi tausiah singkat, doa bersama, hingga hiburan pertunjukan sulap yang mengundang gelak tawa.

BACA JUGA:   Rayakan “Makna Ramadan”, HARRIS Barelang Batam Hadirkan Paket Menginap 24 Jam Termasuk Iftar

Selain berbuka puasa bersama, panitia juga menyerahkan santunan kepada anak-anak panti asuhan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan mereka, khususnya selama bulan Ramadan.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Batam, Ardiwinata. Ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi ASITA Kepri dalam mendukung program sosial sekaligus memajukan sektor pariwisata.

Dalam kesempatan itu, Ardiwinata mengungkapkan capaian menggembirakan sektor pariwisata Batam sepanjang 2025. Dari target 1,5 juta kunjungan wisatawan, realisasinya menembus 1,6 juta kunjungan.

“Setelah Covid, ini tahun yang sangat luar biasa. Kunjungan wisatawan melampaui target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama seluruh pemangku kepentingan, termasuk para pelaku usaha pariwisata seperti ASITA. Ia berharap tren positif ini dapat terus berlanjut pada 2026.

Meski situasi keamanan global tengah bergejolak akibat konflik di Timur Tengah, Ardiwinata memastikan hingga saat ini belum ada travel warning yang berdampak langsung terhadap Batam. Ia berharap kondisi tetap kondusif sehingga target kunjungan wisatawan tahun 2026 dapat tercapai.

BACA JUGA:   Safari Ramadan, Amsakar: Silaturahmi Membuat Dekat dengan Masyarakat

“Semoga situasi global segera membaik dan pariwisata Batam terus tumbuh,” katanya.

Ia juga menambahkan, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia memberikan perhatian besar terhadap pengembangan sektor pariwisata. Dari 15 program prioritas pembangunan daerah, sektor kepariwisataan menjadi salah satu fokus utama karena dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

Melalui kegiatan Ramadan Charity ini, ASITA Kepri tidak hanya menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi pelaku usaha perjalanan wisata, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli. Di tengah geliat pariwisata yang kian membaik, semangat berbagi dan kebersamaan menjadi pesan kuat yang disampaikan dalam momen penuh berkah tersebut.(emr)