Batam  

Airport Security Exercise, Dua Teroris Dilumpuhkan di Bandara Hang Nadim Batam

Avatar photo
Simulasi. Petugas keamanan mencoba menangkap teroris yang kemudian meledakkan diri di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

AriraNews.com, Batam – Suasana di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, mencekam Selasa (2/12/2025) sekitar pukul 13.30 WIB. Tiga orang bersenjata laras panjang menyandera seorang petugas bandara di area parkir. Beberapa kali penyandera menembakkan senjata ke udara. Dari informasi yang beredar sebuah bom berada di dalam mobil yang dibawa pelaku.

Upaya pembebasan pun langsung dilakukan aparat gabungan. Tim Gegana, penjinak bom juga diturunkan ke lokasi. Untuk menghalangi pelaku keluar area bandara petugas memberikade jalan. Upaya negosiasi pun dilakukan. Sandera diminta untuk dibebaskan dengan dalam keadaan selamat.

BACA JUGA:   Pastikan Respons Kilat, Bandara Hang Nadim Laksanakan Latihan Kecelakaan Pesawat

Adegan tersebut merupakan bagian dari Airport Security Exercise 2025 yang digelar di Bandara Internasional Hang Nadim Batam dalam upaya antisipasi ancaman kelompok bersenjata di kawasan bandara.

Tim Brimob Polda Kepri saat melakukan simulasi penangkapan teroris di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Airport Security Exercise 2025 yang digelar di Bandara Internasional Hang Nadim merupakan latihan simulasi keamanan bandara untuk menguji dan meningkatkan kesiapan, koordinasi, dan respons personel terhadap ancaman  terorisme. Latihan ini bertujuan untuk menguji kesigapan personel dan menguji kesesuaian prosedur operasi standar (SOP) dengan kondisi darurat yang sebenarnya.



“Alhamdulillah, latihan berjalan sukses, sesuai skenario yang direncanakan,” kata Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam (BIB), Anton Marthalius, sekaligus Ketua Komite Keamanan Bandara Internasional Hang Nadim, usai latihan simulasi tersebut.

BACA JUGA:   Daftar Pemenang Bhayangkara Mural Festival 2021 Polda Kepri

Dijelaskan Anton, dalam skenario simulasi tiga orang pelaku merupakan anggota teroris yang meminta temannya agar dibebaskan.

“Rencananya siang itu ada tahanan teroris yang akan dibawa ke Nusakambangan dan melakukan penyanderaan dan ancaman bom di bandara,” tutur Anton.

Tim gabungan melakukan konferensi pers usai simulasi pengamanan Bandara Internasional Hang Nadim.

Mendapatkan ancaman Komite Keamanan Bandara langsung berkoordinasi dengan instansi terkait, Brimob Polda Kepri, Polresta Barelang, Lanud Hang Nadim, dan aparat terkait lainnya.

“Karena ancaman serius maka situasi dinaikkan ke Level Merah dan Kapolresta Barelang langsung memimpin komando pembebasan,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Cuaca Buruk, Speedboat Karam di Belakangpadang

Upaya penyelamatan dilakukan, mulai dari negosiasi hingga pembebasan dengan melakukan kontak senjata.

“Dua orang pelaku berhasil ditangkap, satu orang meledakkan diri. Tapi sandera dapat dibebaskan dengan selamat,” ungkapnya.

Setelah situasi aman, situasi bandara diturunkan ke Level Hijau. “Operasional bandara kembali normal dan beroperasi kembali,” kata Anton.

Anton menyampaikan ucapan terima kasih pada semua pihak yang terlibat dalam simulasi tersebut. Dengan adanya latihan tesebut keamanan Bandara Internasional Hang Nadim dapat terus terjaga dan bebas dari segala ancaman.  (ara)