Kunjungi TC Atlet Jujitsu Kepri, Wahyu Wahyudin Bangkitkan Semangat Atlet Menuju PON Papua

AriraNews.com, BATAM – Wahyu Wahyudin, Anggota DPRD Kepri, mengunjungi Pemusatan Latihan atau Training Centre (TC) atlet jujitsu Kepri di Kenacha Martial Arts Academy, Batam Kota, Rabu (1/9/2021) pagi.

Kunjungan Wahyu Wahyudin ini disambut langsung oleh Ketua Umum terpilih Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Kepri, Rozi Juhendra dan sejumlah pengurus lainnya.

Ada empat orang atlet jujitsu Kepri yang rencananya akan ikut berlaga di PON XX Papua, 10 Oktober mendatang dan saat ini menjalani TC di Kenacha Martial Arts Academy. Yakni, Christianto Joni (69 Kg), M Danang Yoga Gunawan (62 Kg), Ryan M Farizal (56 Kg), dan Deva Putra Pratama (56 Kg). Di PON Papua mendatang jujitsu masuk ke dalam cabang olahraga eksebisi sebelum dipertandingkan resmi di PON Aceh-Sumut 2024 mendatang.

BACA JUGA:   Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Dalam kunjungannya itu, Wahyu Wahyudin memberikan motifasi pada atlet dan pelatih yang memberi bimbingan. Harapannya atlet jujitsu Kepri meraih prestasi di PON Papua mendatang.

Sebagai anggota Komisi IV yang juga membawahi Bidang Olahraga, Wahyu merasa terpanggil untuk memotivasi atlet-atlet olahraga.

“Apalagi Jujitsu ini adalah cabang olahraga prestasi yang membutuhkan banyak penunjang latihan, seperti sarana dan prasarana,” ujarnya.

Terkait pendanaan untuk keberangkatan empat orang atlet jujitsu Kepri menuju PON Papua, dia berjanji akan ikut mencarikan jalan keluarnya. Seyogyanya kata Wahyu, ketika akan bertanding seorang atlet tidak memikirkan masalah pendanaan lagi. Sehingga bisa fokus kepertandingan. Diketahui karena masih masuk dalam cabor eksebisi keberangkatan atlet masih dilakukan secara mandiri.

BACA JUGA:   Pasien Covid-19 Melonjak, Gubernur Instruksikan Ruang Isolasi di Rumah Sakit Ditambah
Wahyu Wahyudin, Anggota DPRD Kepri.

“Kita semua tahu, anggaran untuk ke Papua ini tidak sedikit. Tapi, saya minta atlet dan pelatih tetap semangat berlatih. Berikan yang terbaik untuk Kepri. Insya Allah, saya akan ikut membantu,” sebut Wahyu memotivasi.

Kepada atlet, politisi PKS ini berpesan agar tidak patah semangat dalam mencapai prestasi.

“Dalam kondisi apa pun, tetap semangat untuk berprestasi. Saya sadar, prestasi sebuah cabor harus didukung oleh banyak pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Leo Barata Yudha, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi, Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Kepri mengaku optimis atlet Jujitsu Kepri meraih medali pada perhelatan nasional tersebut.

Anggota Badan Keamanan Laut Zona Maritim Barat, Batam ini juga mengetahui peta kekuatan atlet jujitsu se-Indonesia. Sebagai atlet yang pernah bertanding pada test event Asian Games, Leo menyebut, atlet Jujitsu Kepri patut untuk diperhitungkan.

BACA JUGA:   Banjir Rendam Perumahan Devely Recidence Batubesar, Warga Minta Gorong-Gorong ke Laut Segera Dibongkar
Wahyu Wahyudin (tengah) bersama atlet, pelatih, dan pengurus PBJI Kepri di Kenacha Martial Arts Academy yang menjadi tempat TC atlet jujitsu Kepri.

Leo merinci, empat atlet yang akan bertanding pada PON XX Papua ini turun di nomor newaza dan fighting system. Untuk kategori newaza diisi oleh
Christianto Joni, M Danang Yoga Gunawan, dan Ryan M Farizal. Sedangkan di fighting system 56 Kg diwakili oleh Deva Putra Pratama.

Newaza adalah kategori pertandingan yang tidak mengizinkan adanya tendangan dan pukulan. Pada pertandingan newaza ini, atlet akan berstrategi untuk menang dengan teknik-teknik bantingan dan kuncian. Sedangkan kategori fighting system, merupakan pertandingan yang menggunakan perpaduan teknik pukulan, tendangan, bantingan dan kuncian.(emr)