SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Nasional

Telkom Percepat Pemulihan Kabel Laut Pulau Burung, Proses Permanenisasi Dimulai

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) akan melaksanakan proses permanenisasi sambungan pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Inter Island ruas Tanjung Batu – Pulau Burung.

Ariranews.com, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) akan melaksanakan proses permanenisasi sambungan pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Inter Island ruas Tanjung Batu – Pulau Burung. Langkah ini dilakukan setelah sebelumnya Telkom melakukan penyambungan sementara pada 7 Agustus 2025, pasca terjadinya gangguan sekitar 6,7 km dari titik Beach Manhole (BMH) Pulau Burung.

Proses permanenisasi sambungan dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 23 Agustus 2025, sebagai bagian dari upaya Telkom untuk memulihkan dan mengoptimalkan kembali layanan telekomunikasi, baik fixed broadband maupun mobile broadband, di wilayah Pulau Burung.

Selama masa pekerjaan ini, diperkirakan akan terjadi penurunan kualitas layanan. Untuk meminimalisir dampaknya, Telkom telah menyiapkan jalur cadangan (backup link) menggunakan jaringan radio terestrial dan satelit dengan kapasitas terbatas.

General Manager Witel Riau, Susila Shane Sihombing, mengungkapkan bahwa proses pemulihan SKKL berjalan lebih cepat dari yang direncanakan. “Koordinasi yang baik serta kesiapan tim di lapangan menjadi kunci percepatan ini. Kami ingin memastikan masyarakat di Pulau Burung dapat kembali menikmati layanan digital secara optimal untuk mendukung aktivitas harian mereka,” ujarnya.

Kredit Tumbuh 13,58 Persen, Transaksi QRIS Melesat

Pemulihan SKKL sendiri bukan proses yang sederhana. Tahapannya dimulai dari persiapan kapal dan survei kondisi laut untuk menentukan lokasi perbaikan yang tepat, dilanjutkan dengan pengamanan lalu lintas laut di sekitar area pekerjaan. Kabel yang terdampak kemudian ditarik ke atas kapal dan disambung secara temporer sebagai langkah awal.

Setelah itu, dilakukan pengujian awal guna memastikan kestabilan kabel sebelum masuk ke tahap permanenisasi. Tahapan inti melibatkan proses splicing atau penyambungan kabel secara permanen di atas kapal, dengan teknik khusus. Setelah penyambungan, kabel kembali diuji, diberi pelindung, dan dikembalikan ke dasar laut sesuai jalur aslinya. Proses diakhiri dengan pengujian menyeluruh untuk memastikan layanan berjalan normal.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kesabaran pelanggan selama proses pemulihan ini. Semoga proses permanenisasi berjalan lancar. Telkom tetap berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan dan menghadirkan infrastruktur digital yang andal demi mendukung konektivitas masyarakat,” tutup Susila Shane Sihombing. (rls/ara)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

94 Karhutla Terjadi di Natuna hingga Agustus, Bupati Soroti Kebiasaan Bakar Lahan

02

Natuna Jadi Penerima Bantuan Hilirisasi Kelapa Terbesar di Kepri, Dapat 350 Hektare

03

Juara 1 Pria Merdeka Trail Run Jalur Ekstrim Panbil Nature Capai Garis Finish Hanya dengan Waktu 42 Menit!

04

FJP Kepri dan Suksesnya Rally Wisata 2026, Perkuat Hubungan Batam-Johor dan Gerakkan Ekonomi Pariwisata