SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Batam Headline

Sebanyak 6 Ribu Warga Batam Divaksin AstraZeneca, Didi : Vaksin Ini Aman dan Efektivitasnya Bagus

Ariranews.com: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi memastikan vaksin AstraZeneca aman digunakan. Sejauh ini, 6 ribu warga Batam telah disuntik vaksin tersebut dan tidak mengalami efek samping yang serius.

“Vaksin ini sudah melewati tiga tahap sebelum dinyatakan aman dan efektivitas nya dinyatakan bagus,” ucap Didi, Senin (29/3/2021) siang.

Terkait, reaksi tubuh pasien yang tidak diinginkan yang muncul setelah pemberian vaksin atau yang dikenal dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), Didi mengatakan hal yang lazim dan biasanya tidak membahayakan.

“Yang terbanyak adalah rasa tidak enak badan dan meriang yang merupakan gejala imunisasi pada umumnya, seperti bayi diimunisasi,” terangnya.

HARRIS Hotel Batam Center Gelar Lomba Mewarnai Anak Berhadiah Uang Tunai dan Piala

Untuk itu ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir, lagi pula vaksinasi tidak serta merta dilakukan tanpa sebelumnya kondisi calon penerima vaksin dinyatakan laik menerima vaksinasi.

Pada praktiknya, pemberian vaksin melewati empat alur meja. Hal ini tercantum dalam Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor hk.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

Salah satunya yakni, petugas kesehatan melakukan melakukan pemeriksaan kesehatan dan mengidentifikasi kondisi penyerta (komorbid) calon penerima vaksin. Selanjutnya, akan ada rekomendasi hasil apakah sasaran penerima bisa lanjut vaksinasi atau tidak atau harus ditunda.

Seperti diketahui, penyuntikan AstraZeneca dihentikan di Manado Sulawesi Utara, karena mencuat kepanikan terkait KIPI. Didi menilai kepanikan terjadi karena masih minim pemahaman penerima vaksin terkait lazimnya KIPI.

“Dari tujuh provinsi yang mendapat jatah vaksin, hanya di sana yg melaporkan banyak KIPI,” imbuhnya.

Vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar menekan penyebaran Covid-19 selain penerapan protokol kesehatan. Maka tidak heran warga yang sudah divaksin sekalipun harus tetap menerapkan 3M.

Bandara Hang Nadim Buka Rute Baru Batam–Penang Mulai 18 Oktober 2026

Salah satu kelompok penerima vaksin AstraZeneca di Batam adalah insan perbankan. Diketahui sebanyak 3.977 pegawai bank disuntik dalam kegiatan yang berlangsung hingga Senin (29/3/2021) tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana Vaksinasi dari kelompok Badan Musyarawah Perbankan Daerah (BMPD) Kepri, Junaido Kholis mengatakan, pada prinsipnya setelah menerima vaksin aman-aman saja. Terkait, KIPI berdasarkan informasi yang ia dapatkan merupakan hal yang wajar.

“Ada yang merasakan KIPI ada juga yang tidak. Yang merasakan biasanya pusing, demam dan meriang. Yang saya tau KIPI inikan wajar karena vaksinkan benda asing yang masuk ke tubuh, saya pribadi sehari hilang KIPI tersebut,” imbuh Kepala Cabang BNI Batam ini.

Lagipula, menurutnya petugas akan mengecek kondisi kesehatan calon penerima vaksin terlebih dahulu untuk menentukan laik atau tidak divaksin. “Salah satu kuncinya yakni sebelum divaksin jujur kepada petugas tentang kondisi, terkadang karena tidak berterus terang seperti itu yang akhirnya merasakan KIPI dan menganggap vaksin tersebut berbahaya,” papar dia.(emr)

Progres Capai 40 Persen, BP Batam Percepat Peningkatan Jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Bawa Aspirasi Natuna ke Kemendagri, Mustamin Bakri Kawal Usulan Pemekaran Dua Kecamatan

02

Tiga Truk Sembako Tanpa Dokumen Karantina Digagalkan Masuk Natuna

03

HARRIS Hotel Batam Center Gelar Lomba Mewarnai Anak Berhadiah Uang Tunai dan Piala

04

Bandara Hang Nadim Buka Rute Baru Batam–Penang Mulai 18 Oktober 2026