SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Batam

PT BIB Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Keberlanjutan

AriraNews.com, BATAM — PT Bandara Internasional Batam (PT BIB) meraih tiga penghargaan dalam ajang Indonesia QHSE & Sustainability Award (IQSA) 2026. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) serta keberlanjutan dalam pengelolaan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Dalam ajang yang diselenggarakan Business Asia Indonesia dengan tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional Menuju Keberlanjutan Ekonomi” itu, PT BIB meraih tiga kategori penghargaan. Masing-masing yakni The Best Leadership in Airport HSE Management 2026 yang diberikan kepada Direktur Operasional PT BIB Anton Marthalius, The Best in Aviation Safety Commitment and Sustainable Airport Operations 2026, serta The Best Airport in HSE Operational & Service Performance 2026 yang diraih PT BIB.

Penghargaan tersebut semakin memperkuat rekam jejak PT BIB dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan kerja. Salah satu indikatornya adalah pencapaian Zero Accident sepanjang 2025, yang menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menjaga keselamatan kerja dan operasional penerbangan.

Direktur Operasional PT BIB Anton Marthalius mengatakan, pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh insan perusahaan dalam membangun dan menerapkan budaya keselamatan serta kesehatan kerja.

Panbil Group Siap Resmikan Tiarma Convention Center, Fasilitas MICE Terbesar di Batam Berkapasitas 3.000 Orang

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi yang berhasil diraih dengan kolaborasi seluruh insan PT BIB dalam penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerja. Kami memandang, QHSE bukan hanya suatu bentuk kepatuhan terhadap regulasi, namun berperan sebagai fondasi dalam mengoperasikan bandara yang aman, nyaman, dan berdampak baik bagi lingkungan,” ujar Anton.

Menurut dia, penerapan QHSE di PT BIB dilakukan secara terintegrasi dalam seluruh kegiatan operasional perusahaan. Aspek yang diperhatikan tidak hanya keselamatan, tetapi juga peningkatan kualitas layanan, perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja, hingga pengelolaan dampak lingkungan.

Dalam aspek keselamatan penerbangan, penerapan tersebut didukung melalui Safety Management System (SMS), peningkatan kompetensi, pengelolaan risiko, pengawasan operasional, serta kepatuhan terhadap standar dan prosedur yang berlaku. Berbagai upaya perbaikan berkelanjutan juga dilakukan untuk memastikan operasional Bandara Internasional Hang Nadim berjalan aman, berkualitas, sehat, dan berkelanjutan.

Pencapaian Zero Accident pada 2025 menjadi salah satu bukti konkret dari penerapan budaya keselamatan tersebut. Capaian itu tidak sekadar menjadi indikator statistik, tetapi merupakan hasil dari kedisiplinan, kepatuhan terhadap prosedur, pengelolaan risiko, serta kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam operasional bandara.

Anton menegaskan, tiga penghargaan yang diraih PT BIB bukanlah akhir dari upaya perusahaan dalam memperkuat penerapan QHSE.

“Berhasil meraih penghargaan ini tentu bukan titik akhir bagi PT BIB, melainkan menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan mempertahankan budaya kerja yang unggul,” katanya.

September Terakhir! Ajak Keluarga Nikmati Playcation Seru di HARRIS Barelang Batam

Ia berharap Bandara Internasional Hang Nadim dapat terus berkembang menjadi bandara yang aman, andal, berkualitas, dan berkelanjutan. Selain mendukung kebutuhan masyarakat dan konektivitas, keberadaan bandara juga diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian Batam dan perkembangan industri penerbangan nasional. (emr)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

PT BIB Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Keberlanjutan

02

Panbil Group Siap Resmikan Tiarma Convention Center, Fasilitas MICE Terbesar di Batam Berkapasitas 3.000 Orang

03

September Terakhir! Ajak Keluarga Nikmati Playcation Seru di HARRIS Barelang Batam

04

UKW KJK, Irjen Pol Andry Wibowo Soroti Ancaman Disinformasi di Perbatasan, Pers Diminta Perkuat Ketahanan Informasi